Sinergi Wujudkan Jasa Transportasi Publik Terbaik


Foto : LAYANAN: Angkutan kota (angkot) di Kota Malang harus meningkatkan kualitas layanan agar tak kalah bersaing.

Hal ini kata dia, sangat penting di tengah beroperasinya angkutan umum berbasis aplikasi atau online.  “Keinginan kami, semua bisa beroperasi dan melayani penumpang sehingga tidak ada yang dikorbankan,” kata mantan  Ketua Komisi B DPRD Kota Malang ini.
Agar pelayanan transportasi publik selalu nyaman dan kondusif, Hakim berpendapat agar selalu mendengar aspirasi atau suara arus bawah. “Dialog antara semua elemen transportasi di Kota Malang harus selalu diadakan secara rutin. Sehingga mengetahui kondisi lapangan dan solusi terbaik,” papar Hakim.
Anggota Komisi B DPRD Kota Malang yang juga Ketua Badan Legislasi, Dr Ya’qud Ananda Gudban juga mendorong agar pelayanan jasa transportasi  publik di Kota Malang  semakin maksimal.
Menurut Nanda, sapaan akrab Ya’qud Ananda Gudban, saat ini perlu inovasi dalam pengelolaan jasa transportasi publik.  Inovasi sangat penting demi maksimalnya pelayanan angkutan umum dan demi tingginya kepuasan warga terhadap layanan transportasi publik.
“Semua jenis angkutan umum tentu harus memberikan pelayanan yang terbaik. Hal ini tentu membutuhkan inovasi. Selain itu harus adanya kebijakan dan pembinaan yang melindungi atau memayungi serta memberdayakan semua jenis transportasi publik di Kota Malang,” kata Nanda.
Ia lantas mencontohkan angkot dan taksi yang harus mendapat perhatian  Dinas Perhubungan sehingga tak berdampak pada surutnya pendapatan pengemudi.  Bentuk perhatian yang dimaksud Nanda yakni program pemberdayaan dan perlindungan terhadap pengemudi angkot maupun taksi.
Disisi lain, lanjutnya, layanan Uji Kir dari Dinas Perhubungan tak boleh memberatkan pengemudi maupun penyedia jasa transportasi publik.  “Justru harus berorientasi kepada penyedia jasa transportasi publik, pengemudi dan demi terwujudnya pelayanan prima dalam bidang transportasi yang dinikmati oleh masyarakat luas,” paparnya.
Nanda juga mengingatkan tentang pentingnya dialog-dialog dengan semua stakeholder dalam bidang transportasi publik. Melalui dialog, pembuat kebijakan mengetahui secara nyata apa yang sedang terjadi di masyarakat.
Begitu juga menghadapi beroperasinya angkutan umum berbasis aplikasi atau online. Semua pihak harus arif dan bijak menghadapi perubahan zaman.Prinsipnya  harus dicarikan konsep ideal untuk membangun sinergitas antar semua angkutan umum di Kota Malang.
“Jangan sampai ada yang dirugikan. Semua harus maju bersama, saling bekerjasama dalam menyediakan jasa angkutan publik yang memadai dan pro publik. Sehingga semua pihak, terutama stakeholder bidang transportasi publik bertumbuh bersama, sama-sama mendapat keuntungan. Jangan sampai ada yang dirugikan,” katanya.
Jika memiliki konsep ideal dalam pengelolaan transportasi publik yang dirumuskan bersama-sama pula, Nanda optimis Kota Malang akan lebih maju dalam bidang penyediaan transportasi publik.
Hal tersebut lanjutnya, akan berdampak kepada masyarakat pengguna jasa transportasi umum lantaran mendapat pelayanan terbaik. “Nah disinilah pentingnya rembug bersama dalam menata Kota Malang,” kata dia.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang, Kusnadi memastikan terus berupaya memberi pelayanan terbaik dalam bidang transportasi . Ia terus berusaha mencari formula kebijakan yang memayungi semua penyedia jasa transportasi sesuai ketentuan perundang-undangan yang sedang berlaku.
“Kami terus mendengar aspirasi masyarakat dan melakukan pembinaan-pembinaan kepada penyedia jasa transportasi publik. Sehingga tidak ada pihak yang merasa dirugikan,” papar Kusnadi.

Berita Lainnya :