Tol Malang-Kepanjen Masuk Usulan Nasional

MALANG-Tak hanya tol wisata, ternyata usulan tol Malang-Kepanjen juga sudah masuk ke Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT). Pemkab Malang berharap pembangunan tol bisa berlanjut sampai Malang Selatan. Tidak hanya berhenti pada Tol Malang - Pandaan (Mapan), tetapi sampai tembus jalur lintas selatan (JLS). 

Darurat, Warga Diminta Tampung Air

Wali Kota Turun Langsung, Daerah Sulit Air Bertambah
 
MALANG-Kota Malang akhirnya benar-benar darurat air bersih. Warga diminta menampung air pada malam hari. Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji terpaksa juga turun langsung meninjau sumber air, kemaroin. Sudah dua pekan aliran air bersih masyarakat Kota Malang terganggu. 
 “Iya saya temukan dan lihat sendiri ada sampah-sampah di saluran air kita,” ungkap Sutiaji ketika ditemui usai melakukan inspeksi ke Sumberpitu yang berlokasi di Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang. 
Dikatakannya sampah-sampah memang berasal dari warga sekitar yang kemungkinan hanyut karena aktivitas wisata di Sumperpitu. Sutiaji menerangkan dirinya tidak hanya menemukan tumpukan sampah plastik seperti yang dikatakan menyumbat sebelumnya.
“Tidak hanya plastik ternyata. Ini juga ada sampah kayu lumayan besar. Ada buangan kayu-kayu juga ternyata,” tandasnya. 
Setelah melihat duduk permasalahan langsung dari sumbernya, Sutiaji mengakui ia telah mempersiapkan skenario penanganan. Sebelumnya, kemarin diketahui daerah terdampak terganggunya aliran air meluas. 
Secara resmi kepada publik melalui beberapa media sosial milik PDAM Kota Malang diumumkan bahwa setidaknya ada 24 kawsan terdampak kemarin. Warga Kota Malang diimbau bersabar akan gangguan aliran air yang terjadi di beberapa kawasan. Hal ini dikarenakan adanya gangguan aliran air di Tandon Buring Bawah. 
Menurut pantauan Malang Post, melalui akun resmi di IG @pdamkotamalang disebutkan terdapatnya info gangguan layanan di sekitar 24 kawasan. Terutama yang terdampak reservoir Buring Bawah masih belum normal.
24 kawasan ini di antaranya adalah Jalan Ki Ageng Gribig, KH Malik, Mayjen Sungkono, KH Parseh, Perum Green Living, Bumiayu Arjowinangun, Jalan Sergan, Muharto, Satsuitubun, Gadang, Jalan Perum City Side, Jalan Kebon Agung, Jalan Sentani, Danau Bratan, Selat Malaka, Danau Singkarang, Selat Bali, Dirgantara, Danau Toba, Ruko Sawojajar, Danau Paniai, Madyopuro hingga Danau Rawa.
Diinstruksikan untuk warga kawasan ini menampung air karena saat jam puncak pemakaian air sekitar 18.00 – 22.00 WIB, potensi air kecil hingga air tidak mengalir dapat terjadi. Hal ini juga yang membuat Sutiaji turun langsung ke Sumberpitu kemarin. Setelah melihat sendiri lokasi Sumber air PDAM Kota Malang yang bermasalah di Sumperpitu, Ia menyebut dua skema tindak lanjut agar daerah terdampak tidak semakin banyak.
“Saya tadi lihat sendiri saringan di sana, itu terlalu kecil dan dibuat seperti anyaman pasir. Kita akan buat lebih besar dan kuat,” tegasnya.  
Skema pertama dikatakannya pihaknya bersama PDAM Kota Malang akan membuat saringan kuat dan lebih besar untuk menyaring sampah-sampah yang masuk. Karena seperti diketahui sebelumnya sampah yang menyumbat saluran tidak hanya sampah plastik tapi juga bongkahan kayu.
Kemudian skema kedua yang akan dilakukan adalah sebisa mungkin tidak mematikan aliran air satu sama lain di dua saluran baik kabupaten maupun kota. Maka jika terjadi pembersihan, aliran air tidak ada yang dimatikan. 
“Karena ketika dimatikan, angin masuk ke saluran. Ketika angin masuk malah aliran air akan lebih lama balik normal lagi karena nunggu anginnya keluar. Kalau nunggu begini bisa dua minggu lebih normalisasi,” tegasnya. 
Temuan dan skema ini didiskusikan usai ia meninjau langsung lokasi saluran air di Sumperpitu. Hasil ini akan dibawa dan evaluasi lebih dalam olehnya.(ica/ary)
 

Bangunan di Jalan Jadi Penghambat

Bangunan yang berada di Jalan Ki Ageng Gribig ini belum dibongkar. Sehingga menjadi masalah yang tak kunjung tuntas.Rencana Jalan Ki Ageng Gribig Penunjang Tol Mapan

 
MALANG- Skema penunjang akses keluar masuk Tol Mapan di Madyopuro terus dikebut oleh Pemkot Malang. Sebab rencananya pertengahan tahun ini pengerjaan jalan bebas hambatan itu harus tuntas. 

Saatnya Diperluas Atasi Sampah Kota

TPA Supit Urang
MALANG-Perluasan tempat pembuangan akhir (TPA) masih dibutuhkan di Kota Malang. Pasalnya, TPA Supit Urang yang saat ini menjadi satu-satunya TPA di Kota Malang sudah overload.