Ajak Diskusi Suporter


MALANG - Arema FC akan mengupayakan pengampunan untuk dua suporternya, yakni dirijen Yuli Sumpil dan Fandy, yang terkena sanksi seumur hidup tidak bisa menyaksikan Liga 1 oleh PSSI. Namun sebelum itu, manajemen klub berjuluk Singo Edan itu ingin mengundang dua orang tersebut untuk berdiskusi, agar upaya yang dilakukan manajemen tepat.
‘’Pekan ini kami akan coba mengundang mereka berdua berdiskusi. Ini kami lakukan seiring dengan niat manajemen untuk mengupayakan pengampunan akan status mereka yang dihukum PSSI,’’ ujar Media Officer Arema, Sudarmaji.
Hukuman berat itu diterima Yuli dan Fandy, usai dianggap bersalah melakukan kericuhan dalam laga melawan Persebaya Surabaya di Liga 1 2018 silam. ‘’Manajemen punya empati dan respek untuk mereka. Makanya akan kami perjuangkan,’’ beber dia.
Meski bisa dibilang terlambat, karena hampir enam bulan berlalu, namun manajemen memiliki alasan mengapa ingin melakukannya sekarang. Dua suporternya tersebut terbukti patuh menjalani hukuman dan tidak mengulangi kesalahan yang imbasnya bisa merugikan klub.
Di dua helatan Piala Indonesia (hukuman hanya berlaku di Liga 1), keduanya juga patuh. Tidak melakukan hal yang merugikan, baik bagi mereka berdua maupun klub.
‘’Manajemen Arema bicaranya proyeksi ke depan, bagaimana menata suporter ini, agar jauh lebih baik. Makanya, kami akan memperjuangkan status mereka agar segera mendapatkan pengampunan,’’ terangnya.  
Terlepas apa pun hasilnya yang nanti diputuskan PSSI, yang jelas Sudarmaji menilai yang terpenting sudah ada upaya dari pihak Arema.
Ia mengatakan, Arema juga memperhitungkan bakal dimulainya lagi Liga 1, Mei nanti. Sehingga, masih ada waktu untuk memperjuangkan keduanya.
Sudarmaji mengatakan, Yuli dan Fandy sebagai bagian dari Aremania, juga melakukan hal yang luar biasa dalam mendukung klub.
‘’Ini penting, mengingat Liga 1 akan bergulir Mei nanti. Sebelum itu juga ada pertandingan di pra-musim, kita masih ada waktu, harapan kita dengan mengundang mereka kita bisa berdiskusi, dan mengetahui keinginan mereka,’’ imbuhnya.
Namun, Sudarmaji mengatakan apa yang dilakukan Arema sebatas memperjuangkan. Untuk keputusan akhirmya bakal dikembalikan ke PSSI.
‘’Kami tidak mau menyandera atau membebani PSSI. Yang jelas kami mau menata ke depan, termasuk bersama Aremania yang sudah melakukan banyak hal luar biasa. Doakan saja lolos dan mereka berdua bisa hadir lagi di stadion saat Liga 1,’’ tandas dia. (ley/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :