Arema Bersholawat, Sutiaji Minta Maaf

 
MALANG - Ribuan orang turut hadir dalam tabligh maulid akbar yang berlangsung di Jalan Besar Ijen Kota Malang, Kamis (9/8). Sejak pukul 19.00 WIB, mereka mulai memenuhi area jalan raya, untuk turut serta dalam sholawatan, yang digelar oleh manajemen Arema FC, untuk memperingati HUT ke 31. Acara tersebut berlangsung bersama Majlis Maulid Wat Ta'lim Riyadlul Jannah. 
Pada kesempatan tersebut hadir Wali Kota Malang terpilih, Sutiaji, para pemain Arema FC dan jajaran manajemen tim berlogo Singa mengepal tersebut. Kurang lebih satu jam, sholawatan dinaikkan sebelum akhirnya Mubaligh sekaligus Plt Wali Kota Malang, Sutiaji memberikan sambutannya. 
"Kegiatan yang dipilih manajemen Arema dalam memperingati ulang tahun ini sangat bagus. Semoga berlanjut di tahun-tahun selanjutnya," ujar Sutiaji. 
Menurutnya, mewakili pemerintah, Forkopimda dan perwakilan Arema, dia juga meminta maaf kepada masyarakat di Kota Malang, khususnya di Jalan ijen yang area rumah atau depan rumahnnya, menjadi tempat untuk para jamaah mengikuti tabligh akbar. 
"Maaf jika fasilitas jalan, depan rumah, menjadi tempat jualan, tempat para jamaah. Yakinlah, bahwa kalian juga didoakan dan balasan Allah bakal lebih baik," tuturnya.  Selain itu, Sutiaji juga mengatakan, jika dalam beberapa hari ini ada kegiatan Arema, khususnya konvoi, dia meminta maklum kepada masyarakat. 
Media officer Arema FC, Sudarmaji menjelaskan bahwa pemilihan acara tabligh akbar tersebut bukan tanpa tujuan. Manajemen berharap dengan acara tersebut bisa memberikan keberkahan terhadap apa yang dilakukan oleh manajemen dan juga tim Arema FC. 
"Acara ini sebenarnya sudah cukup lama kami rencanakan. Kami ingin dengan acara ini paling tidak segala aktivitas ataupun kegiatan baik dari manajemen serta tim dan official mendapat keberkahan," ungkapnya. 
Adapun rangkaian dari Arema bersholawat tersebut juga untuk berkirim doa. Utamanya untuk para pejuang-pejuang yang turut membesarkan dan berjuang untuk Arema FC. Sehingga jasa mereka tetap bisa dikenang dan menjadi spirit tambahan bagi Arema FC di usia ke 31.
Selain itu, pria asal Banyuwangi itu menambahkan bahwa manajemen Arema FC sudah berusaha keras untuk memperbaiki tim diputaran kedua. Untuk itu dengan memanjatkan doa, manajemen berharap apa yang sudah dilakukan oleh manajemen itu bisa memberikan keberkahan untuk tim
"Manajemen sudah berupaya keras untuk bisa menambah kekuatan tim. Namun untuk satu posisi manajemen gagal memberikan yang terbaik. Untuk itu, satu-satunya cara untuk meningkatkan mental para pemain adalah dengan melalui doa," tambah dia. 
Dalam kegiatan kemarin, para pemain juga turut serta. Tak terkecuali pemain asing Srdjan Ostojic dan Arthur Cunha, yang tampil berpeci, berada di panggung saat sholawat dimulai. (ley/bua)

Berita Terkait

Berita Lainnya :