Arema Jajal Transportasi Darat


Punggawa Arema FC saat perjalanan dengan bus dari Malang ke Magelang,

Uji Coba di Magelang
MAGELANG-Arema FC telah berada di Magelang sejak Kamis (9/5) malam untuk persiapan laga uji coba melawan PSIS Semarang, Sabtu (11/5) besok. Laga terakhir yang bakal menjadi tolak ukur kekuatan Arema untuk mulai  terjun di kompetisi Liga 1 empat hari kemudian. Selain itu, away ke salah satu kota di Jawa Tengah itu, menjadi trial bagi tim Singo Edan yang menyiapkan 6-7 kali away menggunakan bus untuk kompetisi musim ini. 
Ya, away ke Magelang, yang merupakan uji coba terakhir bagi tim Arema, berfungsi ganda. Tidak hanya untuk penggawa klub kelahiran 1987 itu, tetapi juga bagi manajemen Arema. Yang merencanakan menggunakan transportasi bus untuk away di Jawa Tengah, Jogjakarta dan Jawa Timur. 
"Kami memang memungkinkan menggunakan bus untuk away ke Jateng. Kalau Jatim, kecuali ke Madura United kan sudah pasti pakai bus," papar General Manager Arema, Ruddy Widodo. 
Ruddy memiliki alasan kuat mengapa timnya mempertimbangkan transportasi darat tersebut. Yakni berkumpulnya homebase beberapa klub di tengah-tengah pulau Jawa tersebut. Tidak hanya PSS Sleman, yang akan dihadapi di laga pembuka dan PSIS Semarang, yang masih memilih Magelang sebagai kandang mereka, ada dua tim lagi yang bakal tinggal di Jateng atau Jogjakarta untuk sementara waktu.
Persipura Jayapura dan Kalteng Putra, sama-sama mengajukan Stadion Sultan Agung Bantul sebagai markas mereka ketika menjadi tim musafir. Kedua klub ini harus meninggalkan kandang asli mereka, karena tenaga direnovasi. 
"Setelah dihitung-hitung waktu dan biaya, serta beberapa pertimbangan lainnya, memang arahnya menggunakan bus," papar dia.
Menurut Ruddy, Arema sebenarnya bisa juga menggunakan transportasi kereta api saat away ke Jawa Tengah. Akan tetapi, keberadaan jalan tol yang bisa memangkas waktu perjalanan, menjadi salah satu pertimbangan. 
Ketika naik kereta api, diakuinya, perjalanan diperlukan sekitar tujuh jam. Ditambah dengan perjalanan ke kota yang menjadi markas calon lawan, perjalanan menggunakan bus diprediksi lebih cepat dan fleksibel. 
Namun, away ke Magelang yang berlanjut ke Sleman ini, bisa menentukan kebijakan tim selanjutnya. "Kami juga akan mencoba untuk menggunakan jalur darat dalam melakoni sejumlah pertandingan di Pulau Jawa. Untuk pertama, kami akan mencobanya waktu away ke Magelang dan Sleman, pekan depan," sambungnya.
Sementara itu, untuk tim, Pelatih Milomir Seslija menjadikan laga melawan PSIS adalah pemanasan akhir sebelum terjun di kompetisi yang resmi. "Intinya kami harus jadikan laga lawan PSIS untuk persiapan melawan PSS Sleman,"  ungkap Milo. 
Di laga pembuka Liga 1, Arema FC bakal menghadapi PSS Sleman, di Stadion Maguwoharjo, Sleman pada Rabu (15/4).  Ujicoba kontra PSIS pun  menjadi tes awal penampilan Singo Edan di bulan Ramadan.
"Keduanya dilakukan di bulan Ramadan. Lawan PSIS bakal menjadi kesempatan mengukur kemampuan tim. Karena dilakukan di tandang dan berlangsung malam hari di bulan Ramadan," katanya. 
Setelah melakoni laga ujicoba kontra PSIS. Milo mengaku masih ada waktu untuk melakukan evaluasi dan beristirahat sebelum tampil di Liga 1. Waktu yang mepet disiapkan dengan sebaik mungkin. 
"Setelah lawan PSIS kami akan melakukan pemulihan, istirahat sehari dan kembali melakukan persiapan untuk laga di tanggal 15 nanti," ujar Milo.
Sementara itu, tim Arema sendiri sudah sampai di Magelang, Kamis malam sekitar pukul 20.30 WIB. Setelah menjalani perjalanan darat delapan jam lebih ditambah dengan berhenti untuk berbuka puasa, rombongan tim kelahiran. 1987 itu tiba di The Oxalis Hotel di kawasan Magelang Selatan. (ley)
 

Berita Terkait

Berita Lainnya :