Arema Sangat Militan di Surabaya


SURABAYA – Tiga Kepala Daerah Malang Raya, menjadi saksi permainan spartan Arema FC di kandang lawan. Bahkan menurut Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko, para pemain Singo Edan sangat militan melawan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo. Dewanti menonton laga itu secara langsung di Stadion GBT bersama Wawali Malang Sofyan Edi Jarwoko dan Wakil Bupati Malang H. M. Sanusi.
Menurut Dewanti, Makan Konate dan kawan-kawan menunjukkan perjuangan yang luar biasa, baik dari sisi mental maupun skill secara tim. Dewanti menyaksikan pemain Arema dikepung sekitar 60 ribu mengenakan jersey warna hijau. Mereka adalah bonek yang tentu saja mendukung Persebaya dan memberikan tekanan untuk Arema. Di tengah tekanan seperti itu, Arema mampu menciptakan dua gol dan menahan tuan rumah dengan skor 2-2.
‘’Tekanan sebegitu luar biasa karena semua penonton mengenakan jersey hijau yang berarti pendukung tuan rumah. Arema juga terus diserang, tetapi mampu bertahan dan menciptakan dua gol. Ini sangat luar biasa,’’ ungkap Dewanti kepada Malang Post.
Dia menonton pertandingan final leg pertama Piala Presiden 2019 karena diajak Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa. Gubernur mengajak semua Kepala daerah dari Malang Raya dalam pertandingan di Surabaya tersebut.
Gubernur bersama Kepala Daerah di Malang Raya menyaksikan pertandingan langsung di Gelora Bung Karno untuk menandakan jika Persebaya dan Arema bertanding sportif dan sangat enak ditonton. Tidak ada pertandingan yang membawa tindak anarkis.
Begitu juga saat pertandingan di Malang, nanti, pihaknya menghimbau Aremania juga bersikap dewasa. Tidak ada rasis, tidak ada perkataan bernada ejekan untuk Persebaya dan Bonek. Aremania harus mendukung Arema dengan kreatifitas dan sportifitas. Dukungan seperti itu juga demi Arema merebut juara Piala Presiden untuk kali kedua.
Dewanti bersama Wali Kota Malang, Wakil Bupati Malang juga siap hadir di Stadion Kanjuruhan ketika Arema giliran menjamu Persebaya. Infomasinya, Presiden Joko Widodo juga hadir di Kanjuruhan untuk menutup turnamen dan menyerahkan Piala. Jika Presiden hadir, Gubernur Jatim juga hadir sehingga semakin lengkap tokoh ke Stadion Kanjuruhan.
Apakah akan ada bonus jika Arema juara ? Dewanti menyebut, soal bonus ini masih sulit diwujudkan. Masalahnya, bonus dari APBD Pemkot Batu tidak mungkin diberikan untuk Arema. Pemkot Batu bisa memberikan bonus jika ada pemain binaan KONI Kota Batu. Namun tidak ada pemain pun binaan KONI Kota Batu saat ini dan mereka adalah pemain profesional.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Malang Ir Sofyan Edi Jarwoko mengaku puas dengan penampilan Arema FC dalam laga Piala Presiden melawan Persebaya. Ia sendiri bersama dengan Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko dan Plt Bupati Malang M Sanusi menonton sendiri pertandingan ini di Surabaya.
“Alhamdulillah semua pemain bermain cukup tenang dan lepas. Penuh semangat dan pantang menyerah dan sama sekali tidak terlihat grogi apalagi tertekan” , tegas Sofyan Edi.
Ia menambahkan dirinya sangat salut dengan mental pemain dan juga seluruh Official Arema karena betul-betul memberikan penampilan mental juara. Arema juga mampu mendikte permainan persebaya. Secara keseluruhan, tambahnya permainan arema lebih ciamik.
“Kita sukses bisa raih point di Gelora Bung Tomo Surabaya. Selamat dan sukses buat Arema dan Aremania mari manfaatkan waktu jelang pertandingan 12 April 2019 di Malang. Insya Allah Arema Juara Piala Presiden 2019” pungkasnya. (feb/ica/ary)

Berita Terkait

Berita Lainnya :