Awas, Sanksi Lagi


MALANG – Panpel Arema FC berharap pertandingan derby melawan Persebaya Surabaya, Kamis (15/8) sore berlangsung aman dan lancar. Segala persiapan diakuinya sudah matang, baik untuk pengamanan di stadion, untuk tim tamu, hingga persiapan membludaknya animo Aremania yang datang ke Stadion Kanjuruhan Kepanjen.
“Kami sudah menjalankan persiapan sesuai dengan standar operasional (SOP). Kami berharap laga lancar, jangan ada flare, bomb smoke atau hal-hal yang melanggar law of the game dan berujung pada sanksi,” ujar Ketua Panpel Arema, Abdul Haris.
Menurut dia, semua sudah diantisipasi dalam laga yang akan diamankan oleh 1749 personel tersebut. Selain itu, untuk kenyamanan tim tamu, Arema juga menyediakan kendaraan taktis (rantis) barracuda yang bakal memboyong tim Persebaya ke stadion.
“Kami ada rantis dan bus juga. Rantis, terlepas request atau tidak, ini demi kenyamanan tim tamu. Sebenarnya, kami berharap tidak pakai rantis, karena ini sepak bola, hiburan, bukan mau perang. Cuma ini tanggung jawab untuk pengamanan,” paparnya.
Menurut pria yang juga Sekretaris Dispora Kabupaten Malang itu, untuk laga ini timnya sudah menyiapkan antisipasi bakal membludaknya suporter. Selain berharap agar suporter tidak bertiket tidak hadir, Panpel dan pengamanan akan melakukan pemeriksaan di ring dua stadion atau begitu masuk area luar stadion.
“Laga ini juga dilaksanakan siang hari. Tidak ada nobar di luar stadion. Sehingga, kami akan memeriksa yang tidak bertiket agar tidak masuk area stadion. Selain itu, ada antisipasi juga kalau ada oknum yang menjual tiket di atas kewajaran,” paparnya.
Sementara, terkait suporter tamu, dia memastikan tidak ada. Karena berdasarkan kesepakatan kedua kelompok suporter, termasuk pihak keamanan, sejak 1996 diputuskan tidak boleh ada suporter tamu yang mengikuti away.
 “Suporter tim tamu sudah tidak boleh hadir di pertandingan. Ini demi menghindari hal yang tidak inginkan,” tandas dia. (ley/jon)