Bawa Bawuo, Tinggalkan Dedik Setiawan


MALANG - Arema FC patut was-was dalam lawatannya ke markas Bali United. Pasalnya, dua striker andalannya, Dedik Setiawan dan Rivaldy Bawuo dalam kondisi tidak fit. Bahkan, Dedik dipastikan absen dalam pertandingan di Pulau Dewata itu dan tidak dibawa dalam lawatan kali ini.
Dedik Setiawan harus absen setelah dirinya didiagnosa terkena typhus. Tingginya tensi pertandingan ditambah dengan masa recovery yang kurang, membuat pencetak dua gol Arema di kompetisi Liga 1 itu tumbang. "Dedik terkena typhus. Dia tidak mendapatkan rekomendasi dokter untuk berangkat ke Bali," ujar Asisten Dokter Arema, Alvin Abdillah.
Menurutnya, kondisi sakit Dedik sudah terlihat ketika Arema persiapan bermain di Piala Indonesia melawan PSBK Blitar. Meski dalam kondisi kurang fit, striker yang dijuluki Drogba itu turun lebih dari 45 menit dan menyumbangkan dua gol. "Sejak persiapan Piala Indonesia memang dia mengeluhkan kecapekan.
Tetapi setelah itu dia juga masih bermain melawan PSM Makassar," tambah Alvin. Dedik pun sudah absen latihan selama dua hari terakhir. Namanya juga sudah tidak tercatat dalam daftar pemain yang diboyong ke Bali oleh tim Arema.
Sementara itu, satu striker lainnya Rivaldy Bawuo juga belum fit 100 persen. Pemain asal Gorontalo itu mengeluhkan sesak di dadanya sejak selepas pertandingan melawan Persebaya Surabaya.
"Dia bertabrakan dengan pemain lawan dan mengeluh sesak nafas. Makanya saat melawan PSBK juga absen dan setelah pertandingan lawan PSM kemarin, Rivaldy mendapatkan perawatan medis dan harus dibantu dengan masker oksigen," beber dia kepada Malang Post.
Kondisi tersebut disadari oleh Pelatih Arema Milan Petrovic. Bahkan, tidak hanya dua pemain itu, Arema sudah pasti kehilangan Hendro Siswanto yang terkena sanksi imbas kartu merah serta perkelahian kala bertemu Bajul Ijo. "Kami ada masalah dengan kondisi kesehatan Dedik dan Rivaldy. Selain itu, Hendro pasti absen, itu yang harus kami pikirkan sekarang," ungkapnya. (ley/bua)

Berita Terkait

Berita Lainnya :