Belajar dari Tiga Laga di Bandung


MALANG POST - Striker Arema FC Dedik Setiawan akan mencoba menembus ketatnya tembok tebal Persib Bandung yang sulit dijebol oleh dirinya maupun pemain Singo Edan dalam beberapa tahun terakhir. Mental tengah dia persiapkan untuk bermain apik di markas Maung Bandung dan dirinya menargetkan kemenangan dalam laga away kali ini.
Dedik tercatat sudah tiga kali menjalani away ke Persib Bandung. Tiga kali bermain di Bandung, sekalipun sebelumnya bermain di Gelora Bandung Lautan Api, dirinya belum bisa membawa Arema meraih kemenangan.
Tahun 2017, saat di Liga 1, Arema hanya bisa memaksakan bermain imbang tanpa gol. Sementara, tahun lalu tim kelahiran 1987 itu kalah dua kali. Pertama dengan skor 1-2 dalam laga uji coba, dan 0-2 di Liga 1 2018.
"Iya ini empat kali saya away ke Bandung dan saya berharap bisa menang. Bisa memperbaiki hasil-hasil sebelumnya," ujar Dedik Setiawan.
Ia mengatakan, telah belajar dari tiga laga away sebelumnya. Ada poin yang menurutnya mempengaruhi hasil pertandingan. "Kami harus menata mental kalau bermain di Bandung," tegasnya.
Menurut dia, kemungkinan naik kendaraan taktis (rantis) diakuinya membuat mental pemain menurun. Hal tersebut pantang terjadi lagi untuk lawatan kali ini.
"Kalau saya lihat, naik rantis itu kadang berpengaruh pada mental. Bisa jadi mental turun. Tetapi, sekarang harus yakin, tidak boleh takut dan berusaha maksimal," papar dia kepada Malang Post.
Pemain asal Dampit itu menyampaikan, laga panas karena gengsi ingin menang dalam big match juga bisa mempengaruhi permainan. "Kuncinya mungkin tidak boleh takut. Targetnya harus menang, jangan keder dengan psywar lawan," tambahnya.
Ia menegaskan memang menargetkan kemenangan. Optimisme dia usung untuk pertandingan kali ini. "Dibuat santai saja keadaan apapun. Kalau panas di lapangan, baik karena permainan lawan atau karena cuaca, harus tetap santai, jangan terbawa emosi," pungkas Dedik. (ley/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :