Berani Duel Tanpa Pelanggaran


Malang Post - Arema FC menyiapkan nama Junda Irawan untuk memperkuat jantung pertahanan saat bertemu Barito Putera, Rabu (23/8) malam ini. Pemain tersebut menjadi alternatif untuk berduet dengan Arthur Cunha, selain nama Marko Markus Kabiay.
Alhasil, Junda dalam dua kali latihan di Banjarmasin, mendapatkan porsi tambahan dari tim pelatih. Latihan tambahan ini agar dia lebih siap menghalau serangan dari Rizki Pora dkk.
Junda terlihat mendapatkan porsi ekstra sejak hari pertama di Banjarmasin, Senin (21/8) lalu. Bersama Marko Kabiay, dia dilatih terpisah oleh Singgih Pitono. Latihan yang dia jalani adalah interseps, recovery hingga bagaimana memperkokoh dalam berduel bola atas. Hal itu memang penting bagi seorang bek tengah yang akan banyak berduel bola atas hingga merebut bola tanpa harus melakukan pelanggaran.
"Penting bagi pemain belakang, apalagi stopper untuk tampil cerdik. Tetapi kami yakin dengan kemampuan pemain Arema," ujar Pelatih Joko Susilo.
Joko yang juga turun tangan mempraktikkan bagaimana mengantisipasi serangan bola atas hingga merebut bola, percaya kemampuan pemainnya. Baik itu Junda maupun Marko Kabiay yang baru bergabung dengan Arema.
"Jika tidak diberi kesempatan, maka pemain tidak berkembang. Kini tinggal bagaimana memotivasi pemain itu dan mengangkat mental mereka agar segera siap bermain di level atas," jelas dia panjang lebar.
Pelatih dengan sapaan akrab Gethuk itu mengatakan, dirinya tidak khawatir ketika melihat performa Junda dalam beberapa laga sebelumnya saat dipercaya. Pemain itu dinilainya hanya membutuhkan jam terbang. "Skill bisa dilatih juga dengan latihan," tambahnya.
Menurutnya, dalam latihan dia juga meminta untuk pemainnya belajar tenang. Apalagi, menghadapi lawan dengan tipikal cepat yang diprediksi akan terjadi saat bertemu Barito Putera.
"Tunjukkan ketenangan dan kesigapan saja di lapangan," tegas dia.
Sementara itu, Junda mengakui jika dirinya juga siap jika turun di pekan ini. Dia mendapatkan banyak motivasi baik dari tim pelatih maupun pemain yang lain.
"Pertandingan sebelumnya jelas jadi pelajaran. Mungkin saat seperti ini juga memotivasi saya untuk bisa menjawab kepercayaan pelatih dengan tampil maksimal, mengurangi pelanggaran dan tenang di lini belakang," ujar dia. (ley/feb)

Berita Lainnya :