Berdoa, Aremania Penuhi Stadion

 
Riska Zalzilah, Aremanita asal Blimbing, memiliki alasan kuat mengapa dirinya menjadi Aremanita yang mencintai klub Arema FC. Ia mendapatkan banyak teman dan keluarga baru, saat menyaksikan pertandingan tim berjuluk Singo Edan tersebut. Sehingga, dia pun tidak khawatir kerap kali berangkat ke stadion seorang diri atau bersama sesama Aremanita yang lain.
"Senangnya menjadi Aremania itu, punya banyak pengalaman menarik, dari teman-teman sesama suporter. Bertemu dengan mereka, juga menambah saudara," ungkap Riska.
Menurutnya, pengalaman menarik itu seperti bagaimana berbagai kalangan berkumpul menjadi satu. Anak-anak, tua, muda, berada di tribun dengan satu tujuan memberikan dukungan untuk tim Singo Edan.
"Setelah itu di tribun tidak ada jaim-jaim untuk bernyanyi, joged atau bahkan merasakan susah senang bersama," beber dia kepada Malang Post.
Riska mengakui, hal-hal seperti itu yang membuat dirinya ketagihan untuk selalu datang ke stadion. Sekalipun, sejatinya dia sempat khawatir saat keluar dari rumah menuju stadion. 
"Kalau di stadion, pasti aman. Cuma pas di jalan masih berpikir, apa nanti bertemu teman atau tidak. Itu awal-awal dulu saat datang ke stadion dan saya masih SMP kala itu," tambahnya.
Kini, dari rasa senangnya setiap kali datang ke Kanjuruhan, dirinya juga mengalami rasa sedih. Sebab, tribun tak lagi ramai seperti beberapa tahun lalu yang membuat banyak orang kagum akan Aremania.
"Tak henti-hentinya saya berharap dan berdoa, Aremania kembali ke stadion, memenuhi tribun Kanjuruhan," ungkap dia.
Sementara itu, selain bertemu dengan sesama Aremania, ada satu faktor kuat lain yang membuat dia ingin selalu datang. Yakni keberadaan Cristian Gonzales di tubuh klub kelahiran 1987 itu. Riska mengakui mengidolakan Gonzales, yang dinilainya konsisten dalam bermain.
"Setiap tahun, pasti dia top skor Arema. Kalaupun golnya sedikit, pasti itu seimbang juga dengan catatan gol Arema yang menurun," tandasnya. (ley/bua)