Beri Semangat Pemain Timnas U-22


MALANG – Kapten Tim Arema FC, Hamka Hamzah memberikan dukungan kepada skuat Timnas Indonesia U-22 yang akan terjun di ajang Piala AFF U-22 di Kamboja mulai 17 Februari mendatang. Ia berharap Andi Setyo dkk fokus dan bisa berprestasi.
Hamka enggan berkomentar secara teknis mengenai kekurangan pemain Timnas U-22. Sekalipun sejatinya Minggu (10/2) lalu dirinya bersama Arema baru saja melawan anak asuh Indra Sjafri tersebut dan baru saja mengeksplore kekuatan Timnas Garuda Muda.
“Kalau secara teknis, bukan kapasitas saya untuk menilai. Tetapi, saya berharap pemain bisa berprestasi di Piala AFF U-22,” ungkap Hamka Hamzah.
Menurut pemain yang cukup berpangalaman bermain di Timnas ini, dirinya tidak ingin berkomentar saat ini karena statusnya masih sebagai pemain. Dengan nada candaan, dirinya baru mau memberikan saran teknis bila sudah menjadi pelatih saja. "Saya bukan pelatih dan tidak ingin komentari. Tetapi nanti saya akan jadi pelatih," terang dia.
Sementara itu, Hamka justru ingin memotivasi para pemain Timnas U-22. Menurutnya, pemain Garuda Muda harus mulai fokus pada turnamen tersebut. Pasalnya, kini tinggal sepekan lagi anak asuh Indra Sjafri itu akan bertanding dan hanya menyisakan satu kali uji coba di Indonesia melawan Madura United, Selasa (12/2) hari ini. “Semoga mereka fokus dalam turnamen AFF,” tambahnya.
Pemain Timnas U-22 dijadwalkan bertolak ke Kamboja pada 15 Februari 2019. Sementara, laga perdana di babak akhir penyisihan Piala AFF U-22 tahun 2019 akan dijalani Indonesia pada 18 Februari.
Hamka memberikan saran kepada para skuat muda ini untuk meminimalisir interaksi dengan media sosial. Hal itu berlaku jelang Piala AFF 2019, yang akan bergulir kurang dari sepekan. Medsos dianggap bisa mengganggu fokus dari pemain yang ingin berprestasi.
“Saya mau beri masukan, boleh main medsos, tetapi jangan berlebihan,” ujar pemain asal Makassar tersebut.
Pemain yang juga pernah menjabat sebagai Kapten Timnas Indonesia itu mengetahui, tidak sedikit pemain yang aktif bermedia sosial seperti Instagram. “Saya tahu karena saya follow dan sering tahu tentang status mereka,” beber Hamka.
Menurutnya, fokus pemain saat ini adalah sepak bola. Sehingga ketika berlebihan bermain medsos, apalagi menanggapi hal-hal yang negatif, bisa mengganggu fokus para pemain.
“Saya katakan demikian, karena medsos bisa membuat nama kita diangkat berlebihan jika bagus. Tetapi bisa dijatuhkan juga bila tidak,” pungkasnya. (ley/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :