Coba Metro FC 4x30 Menit


MALANG – Arema FC akan menggelar uji coba keduanya pasca kegagalan di Piala Presiden 2018, Rabu (14/2) sore ini. Anak asuh Joko Susilo itu bakal berlatih tanding dengan tim Persekam Metro FC, di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen. Dalam uji coba sore ini, Arema kembali berharap bakal banyak Aremania hadir dan memberikan support sekaligus pressure untuk para pemain Singo Edan.
“Ya, kami berharap di uji coba kedua ini, Aremania kembali menonton. Saya berharap jumlahnya juga lebih banyak dari pada uji coba pertama, Sabtu (10/2) lalu,” ujar Pelatih Arema, Joko Susilo.
Menurutnya, kehadiran Aremania sangat penting meski tajuk pertandingan hanya friendly match. Dalam pertandingan, kedua tim juga tidak akan menggunakan sistem laga sepak bola yang normal yakni 2 x 45 menit. Namun, pertandingan akan berformat 4 x 30 menit.
“Kami memiliki misi dalam uji coba ini, meningkatkan mental dan chemistry tim. Makanya, format dalam uji coba, juga ada pertimbangannya,” beber pria dengan sapaan akrab Gethuk itu. Dia mengatakan, mental pemain akan semakin terbentuk ketika sering menjalani laga yang diiringi dengan tekanan.
Meski nanti yang hadir notabene adalah Aremania, namun dia memastikan ada tekanan tersendiri bagi anak asuhnya. Hal tersebut sudah terjadi di uji coba pertama saat melawan Akademi Arema. Tim yang kala itu bermain dengan mayoritas pemain yang minim waktu bermain, masih tampak kesulitan di awal-awal. Keberadaan suporter, membawa beban tambahan untuk pemain.
 “Mereka masih berhati-hati, memulihkan kepercayaan diri dan baru lepas setelah menganggap kehadiran Aremania adalah mendukung tim,” jelasnya kepada Malang Post.
Ia menambahkan, secara teknis dirinya akan menyiapkan dua tim sore ini.
Dua tim itu bakal mendapatkan kesempatan bermain masing-masing 2 x30 menit. “Rencananya format permainan 4 x 30 menit. Saya ingin melihat masing-masing dua babak,” urainya. Gethuk menegaskan, sore ini timnya juga tidak akan mudah melawan Metro FC.
Meskipun secara kelas tim tersebut musim lalu berada di Liga 2 dan musim ini turun ke Liga 3, dia melihat kondisi tim Arema masih belum begitu siap bertanding pekan ini. Pasalnya, pemain Arema juga masih menjalani latihan intensif, meningkatkan kondisi fisik, menaikkan pemahaman taktik yang ditambah dengan pemulihan mental tim pasca Piala Presiden.
“Hasil pertandingan bukan jadi patokan. Tetapi yang ingin saya lihat bagaimana pemain bisa mengontrol game dan kordinasi tim dalam suatu pertandingan,” tandasnya. (ley/bua)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...