Dedik Adaptasi Posisi Baru


MALANG - Dedik Setiawan boleh menjadi pilihan utama ketimbang striker Ahmad Nur Hardianto. Namun, Dedik 'iri' dengan keberuntungan Hardianto dalam mencetak gol dan membuat pemain asal Lamongan itu sering disebut super sub.
Hal itu terjadi usai Arema menang atas Persita Tangerang, Minggu (3/2) lalu. Hardianto yang turun di menit 91, mencetak gol tiga menit kemudian. Satu peluang emas langsung menjadi gol.
Sebaliknya, banyak peluang emas Dedik, urung menjadi gol.  ‘’Saya harus belajar sama Hardianto. Satu peluang langsung gol. Saya? Coba berkali-kali belum gol,’’ ungkap Dedik.
Ungkapan tersebut bahkan dia sampaikan langsung dihadapan Hardianto yang hanya membalasnya dengan senyuman.
Hardianto memang kerap disebut super sub, karena kepiawaiannya membuat gol meski turun sebagai pemain pengganti. Selain itu, ketenangan ketika memanfaatkan peluang di depan gawang, terbukti dengan lima gol bagi Arema di musim lalu. Ditambah golnya ke gawang Persita di Piala Indonesia.
Namun, sejatinya Dedik mengakui dirinya membutuhkan waktu beradaptasi dengan posisinya di musim ini. Dia yang diposisikan sebagai winger, jauh berbeda dengan posisi musim lalu sebagai target man. Sehingga, diprediksi produktivitas gol darinya bakal menurun pula.
‘’Saya mungkin butuh adaptasi lagi. Musim kemarin kan penyerang murni, sekarang lebih ke sayap atau di belakang striker,’’ ujarnya.
Belum sebulan berlatih, diakuinya kemampuan untuk akselerasi dari sektor kedua juga perlu diasah lagi. ‘’Jadi dulu saya memang sering di sayap. Kemudian musim lalu dijadikan target man. Sekarang balik lagi. Mungkin kalau satu bulan masih kesulitan. Cuma lama-lama pasti bisa beradaptasi,’’ tambah pemain asal Dampit itu.
Ia mengakui tidak masalah bakal turun di posisi manapun. Termasuk ketika pilihannya saat ini adalah second striker atau winger. ‘’Saya tergantung latihan saja. Yang terpenting harus maksimal saat latihan,’’ tambahnya.
Menurut dia, di posisi yang baru saat ini pun memiliki tantangan. Dirinya tidak lagi bersaing dengan Hardianto atau Robert Lima. Akan tetapi, dengan lima Winger Arema lainnya, yakni Dendi Santoso, Sunarto, Nasir, Rivaldy Bawuo hingga Ridwan Tawainella.
‘’Saingannya lumayan banyak. Harus fokus saat latihan. Siap main atau nggak, nanti biar dinilai pelatih saja,’’ pungkas dia. (ley/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :