Dendi Mulai Pulih


MALANG – Dendi Santoso tidak terlihat dalam laga final leg kedua Piala Presiden 2019. Absennya Dendi, sempat membuat Aremania bertanya-tanya keberadaan winger andalan tersebut. Tim dokter Arema menyebut, Dendi mengalami demam tinggi menjelang pertandingan melawan Persebaya di Stadion Kanjuruhan.
dr Nanang Tri Wahyudi SpKO, dokter tim Arema, mengatakan demam tinggi itu terjadi beberapa saat sebelum pertandingan leg kedua. Makanya, dia merekomendasikan Dendi istirahat sehingga tidak masuk line up partai menentukan itu.
“Dia demam,” kata Nanang dikonfirmasi Malang Post.
Nanang menambahkan, kondisi Dendi kini mulai pulih. Hanya saja dia masih butuh istirahat untuk menguatkan kondisi fisiknya. “Dendi sudah
membaik, tinggal pemulihan saja agar benar-benar kuat. Latihan nanti, mungkin dia sudah siap,” katanya.
Kehadiran Dendi di lapangan cukup krusial. Sebab, pada leg pertama,
Arema sukses mengombinasikan rotasi penyerangan lewat trisula Dedik
Setiawan, Ricky Kayame dan Dendi. Hasilnya, Arema mencuri dua gol
berharga di Stadion GBT Surabaya dan memaksakan skor imbang 2-2.
Hasil ini menjadi sejarah pertama bagi Arema, karena bisa mencuri poin di Surabaya. Arema sebelumnya sulit untuk imbang di Stadion Gelora Bung
Tomo Surabaya, apalagi menang.
Satu-satunya kemenangan Arema atas Persebaya di ibukota Jawa Timur medio 5 tahun terakhir, terjadi pada era pelatih Rahmad Darmawan. Arema menang Piala Gubernur Jatim usai membekuk Persebaya 1-0 di lapangan AAL Bumimoro Surabaya, akhir Desember 2013.
Tanpa Dendi, permainan Arema di lini depan buntu. Ahmad Nur Hardianto
yang diplot sebagai striker murni, dijaga ketat Otavio Dutra sehingga
menumpulkan serangan Ricky Kayame dkk ke area Persebaya. Gelandang
Makan Konate juga sulit mengubah tempo permainan karena Hardianto tak
bisa membuka ruang di area pertahanan lawan.
Beruntung, Hardianto berubah dari pemain yang dicecar suporter pada
menit awal pertandingan, menjadi pahlawan yang menyumbang satu gol di
babak pertama. Hal ini membuktikan peran vital Dendi, yang absen tapi
dianugerahi best 11 Piala Presiden oleh organisasi statistik
sepakbola, Labbola..(fin/feb)

Berita Terkait

Berita Lainnya :