Di Kandang Borneo, Arema Tak Pernah Menang


SAMARINDA - Tim Singo Edan Arema FC bakal melakoni pekan kedua di Liga 1 2019 melawan Borneo FC, Rabu (22/5) malam ini. Hamka Hamzah dkk bermain di Stadion Segiri, Samarinda untuk merebut poin perdananya. Ini penting untuk mengembalikan kepercayaan diri pemain, sebab pekan berikutnya masih panjang.
Singo Edan menjalani dua pekan berturut-turut di away di awal musim ini. Berbekal kekalahan di pekan pertama kalah 1-3 dari PSS Sleman. Kini tim Arema bertekad bangkit dan memutus rangkaian hasil negatif.
Hasil negatif Arema, sejatinya telah berlangsung sejak uji coba melawan PSIS Semarang, beberapa sebelum kick off Liga 1. Otomatis, Arema sudah mengalami dua kekalahan, dan mereka tidak mau berlanjut dengan kekalahan tiga di markas Borneo FC.
"Ini pertandingan away kedua kami di Liga 1 musim ini. Kami memulai kompetisi dengan dua match yang cukup susah dan harus bisa menunjukkan bisa bangkit saat melawan Borneo FC besok (malam ini, Red)," ujar Pelatih Arema, Milomir Seslija.
Dia mengatakan, upaya timnya memang tidak mudah. Apalagi, Borneo FC terkenal sebagai salah satu penghalang terbesar Arema di beberapa musim terakhir. Akan tetapi, pelatih dengan sapaan akrab Milo itu mencoba membawa aura positif karena dirinya memiliki catatan yang tidak terlalu buruk.
Di musim 2016, kala dirinya menukangi tim kelahiran 1987 itu, dirinya berhasil membawa Arema menahan imbang 2-2 di pertandingan terakhir Liga 1. Ia teringat, kekalahan timnya pun karena terkena hukuman penalti. Hasil tersebut merupakan poin terakhir tim Arema di markas Borneo. Karena, dalam tiga laga selanjutnya di Samarinda, selalu kalah.
Untuk mewujudkan ambisi Arema mendapatkan poin dengan segera, Milo pun sudah meminta pemainnya konsentrasi pada pertandingan maalm ini. Kesalahan di pekan perdana, hilang konsentrasi karena faktor non teknis, tak boleh terjadi. Beberapa kesalahan dalam bermain, juga telah dia perbaiki dalam latihan.
"Pemain harus fokus. Ada beberapa hal yang harus diperbaiki dan kami sudah siap dengan pertandingan melawan Borneo," terang dia.
Secara strategi, dia tidak ingin membocorkan secara detil seperti apa yang ia siapkan. Yang dia pahami, melawan Borneo FC jauh berbeda dengan PSS Sleman. Apalagi, dengan status jago kandangnya Pesut Etam.
"Kami punya kualitas untuk bisa mewujudkan keinginan kami. Memang tidak bisa saya mengatakan bisa ambil berapa, karena semua tergantung dalam pertandingan. Bila pemain kerja keras dan menunjukkan determinasi permainan, saya optimis," tambah pria asal Bosnia itu.

Berita Terkait

Berita Lainnya :