Didukung 2.000 Aremania


SLEMAN - Arema FC bakal mendapatkan dukungan dari 2.000 Aremania saat bertanding melawan PSS Sleman, di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (15/5) lusa. Pasalnya, kuota tersebut diberikan Panpel PSS untuk suporter tim tamu atau untuk Aremania.
"Beberapa hari lalu Aremania menghubungi manajemen (Arema FC.Red) untuk mempertanyakan kuota tiket. Setelah kami komunikasi dengan manajemen sana (PSS Sleman.Red), Aremania diberi kuota sebanyak 2.000 tiket," ujar Media officer Arema, Sudarmaji.
Menurutnya, manajemen pun telah melakukan koordinasi dengan Aremania terkait pengamanan dan keberangkatan suporter dari Malang. Suporter diharapkan bisa datang dengan tertib, apalagi membawa nama baik klub dan Aremania sendiri dalam pertandingan pembuka tersebut.
"Kami sudah komunikasikan dengan teman-teman Aremania. Kami akan kordinasi tentang keberangkatan, titik kumpul dan parkir di mana nanti," paparnya.
Pria asal Banyuwangi itu menyampaikan, karena laga ini merupakan laga pertama, ia berharap agar Aremania tetap menjaga nama baik Aremania, klub, maupun Kota Malang. Ia mengimbau Aremania menjaga citra Aremania dan Arema.
"Kami berharap tidak  ada insiden. Kami berharap semuanya bisa dijaga. Apalagi ini memasuki ramadan dan laga dimainkan malam hari. Saya harap Aremania berangkat dan pulang bersama-sama serta melalui jalur yang diberikan rekomendasi Aremania," tambah dia.
Sementara itu, menurut Ahmad Ghozali, Aremania Klayatan, di Malang sendiri pendaftaran tour ke Sleman dikordinasi oleh Sam Dadang, Aremania Holopes. Menurut dia, open tour juga dilakukan untuk memenuhi hasrat Aremania yang ingin datang ke Sleman memberikan dukungan bagi Aremania.
"Kami juga sudah saling kordinasi dengan Aremania Jogjakarta. Nanti, untuk Aremania Jawa Tengah dan sekitarnya, dikordinir Aremania Jogjakarta juga," ungkapnya.
Menurut dia, kuota 2.000 lembar tiket ini dirasa cukup. Khusus untuk pembukaan liga 1 ini, meski banyak Aremania yang siap datang, namun ada kendala yang dialami sebagian suporter.
"Laga kan dilangsungkan di hari kerja. Jadi masih banyak yang berpikir ulang untuk datang, apalagi masih bulan Ramadan," tambah dia. (ley/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :