Evaluasi Total! Pembina Arema Mohon Maaf

 
MALANG – Kericuhan di stadion Kanjuruhan Kepanjen, Minggu (15/4) malam merupakan kejadian sangat memilukan dan diharapkan jangan pernah terjadi lagi di Bumi Arema. Semua pihak tidak perlu saling mencari kesalahan, tetapi harus melakukan evaluasi secara menyeluruh dan maksimal dari seluruh aspek agar tragedi ini tidak terulang lagi di kemudian hari.
‘’Kami sangat berharap dari kejadian ini menjadi motivasi bersama untuk bangkit. Manajemen juga terus berusaha sekuat tenaga agar Singo Edan ini kembali bangkit dan berprestasi sebagaimana keinginan Aremania dan masyarakat di Bumi Arema,’’ tegas Pembina Arema FC Ir. R.Agoes Soerjanto, usai mengunjungi Aremania yang masih dirawat di beberapa rumah sakit, kemarin petang.
Ayah satu putra ini menambahkan, evaluasi total   tersebut tidak saja mengenai  performa tim Arema FC dan  perilaku Aremania  tetapi juga aspek-aspek lainnya termasuk dari panpel dan sebagainya.
‘’Kami telah menerima laporan secara langsung dari berbagai pihak  mengenai  hal-hal yang menyebabkan  terjadinya kejadian tersebut. Tidak ada pilihan lagi. Semua pihak segera melakukan evaluasi secara total.Kami juga selalu bersikap terbuka  terhadap semua masukan bahkan kritik   yang bertujuan membangun dan untuk kebaikan Arema FC,’’  serunya.
Saat mengunjungi  Aremania yang menjadi korban dan masih dirawat di beberapa rumah sakit kemarin, Agoes Soerjanto menyampaikan permohonan maafnya.  Sekaligus  meminta tim medis selalu memberikan pengobatan dan perawatan terbaik agar mereka segera sembuh.
Hal tersebut juga dilakukan kepada Noval,Aremania asal Tulungagung, yang sebelumnya dirawat di RSUD Kepanjen dan kemarin sore sudah  dipindahkan   untuk dirawat  Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Tujuannya, agar perawatannya dapat semakin makisimal.
‘’Kami mohon maaf kepada Aremania. Manajemen menanggung seluruhnya biaya pengobatan dan perawatan untuk  Aremania yang menjadi korban dalam musibah ini. Musibah ini tidak saja bagi Aremania tetapi juga seluruh komponen dalam tim Arema FC. Mari kita semua bersatu padu mengatasi dan menyelesaikan musibah ini dengan sebaik-baiknya,’’ tegas Pembina Arema FC Ir.Agoes Soerjanto kepada Malang Post kemarin.
Informasi terakhir hingga tadi malam,ada tujuh korban menjalani rawat inap  di tiga rumah sakit yaitu RS Wafa Husada Kepanjen, RSUD Kepanjen dan RS Hasta Husada Kepanjen. Serta satu korban  atas nama Noval asal Tulungagung dirawat di RS Saiful Anwar (RSSA) Malang setelah sebelumnya dirawat di RSUD Kepanjen.
Data terbaru  tersebut sesuai hasil  kunjungan Agoes Soerjanto  didampingi ketua panpel Arema FC Abd Haris dan media officer Sudarmadji ke beberapa rumah sakit di Kepanjen,Pakisaji dan wilayah lainnya mulai Senin pagi hingga Senin (16/4) petang.
Kepada Aremania yang menjadi korban, Agoes Soerjanto juga meminta agar setelah sembuh mereka tetap menjadi supporter  tim kebanggaan arek-arek Malang ini.
‘’Kami minta maaf dan berterima kasih atas segala  dukungan bahkan pengorbanan yang begitu besar kepada tim Arema. Setelah nanti sembuh, jangan lupa tetap selalu memberikan dukungan untuk tim Arema ya,’’ harap pengusaha asli Malang ini disambut anggukan kepala dan senyum beberapa korban yang masih dirawat di rumah sakit. (nug/bua)

Berita Terkait

Berita Lainnya :