Fisik Belum Maksimal


MALANG - Kondisi fisik pemain Arema FC tidak maksimal dalam laga melawan Persita Tangerang, pekan lalu. Kondisi cuaca yang berbeda dibanding dengan latihan, membuat Hendro Siswanto dkk sempat mengeluhkan panas ketika jeda pertandingan. Hal tersebut terlihat pula ketika babak kedua, beberapa kali pemain Persita mengancam lini pertahanan Arema.
Selama dua pekan sejak latihan pertama, 10 Januari 2019, pemain Arema kerap bermain dalam cuaca mendung dan bahkan hujan deras. Namun, kala bertemu Persita di Piala Indonesia 2018, cuaca justru panas menyengat.
‘’Saat pergantian babak, di ruang ganti mereka sempat bilang cuaca panas. Ya memang kelihatan, fisik belum begitu maksimal juga, selain cuaca yang berbeda saat latihan beberapa hari sebelumnya,’’ ujar General Manager Arema, Ruddy Widodo.
Ruddy mengatakan, hal itu menunjukkan bila fisik pemain belum siap 100 persen. Pemain masih kehabisan tenaga, jika dipaksa bermain full pressing selama 90 menit.
‘’Kami jadi tahu kelemahannya dengan laga tersebut. Ya mungkin pekerjaan rumahnya memperbaiki fisik,’’ paparnya.
Akan tetapi, Arema tentu saja belum bisa memaksimalkan program peningkatan fisik untuk hari-hari ini. Mereka masih menjalani persiapan untuk bertanding di leg kedua Piala Indonesia yang akan berlangsung di markas Persita.
‘’Tetapi belum untuk program menggenjot fisik pemain atau pemusatan latihan. Memang perlu ditingkatkan, mungkin nanti setelah laga melawan Persita,’’ beber dia kepada Malang Post.
Pria asal Madiun itu mengakui bakal mendiskusikan lebih lanjut dengan Pelatih Milomir Seslija akan target pemusatan latihan.
Sementara, Pelatih Arema, Milomir Seslija mengatakan senang dengan permainan anak asuhnya melawan Persita. Akan tetapi, dia menyadari timnya jauh dari sempurna.
‘’Saya melihat, mereka belum siap bermain 90 menit. Sebelumnya, mereka juga belum bermain full seperti melawan Persita,’’ ungkapnya.
Milo tampaknya berkaca pada uji coba melawan Tanobel FC, ketika para pemain intinya hanya tampil 45 menit. Ketika dipaksa full time, ia menyadari fisik pemain belum siap.
‘’Untuk laga-laga selanjutnya, kami akan lebih siap secara strategi dan juga fisik,’’ tegasnya.
Pelatih asal Bosnia itu memiliki cara dalam menggenjot fisik anak asuhnya. Dia memang belum terlihat memberikan menu fisik secara khusus. Akan tetapi, latihan yang dia berikan, dengan selalu bermain games dan memaksa pemain untuk terus berlari, adalah cara meningkatkan fisik. Bahkan, hampir di setiap latihan, pemain Arema harus menjalani waktu berlatih sekitar dua jam. (ley/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :