Fokus Tira Persikabo


MALANG - Pemain Arema FC bertekad mendapatkan hasil maksimal pada lanjutan kompetisi Liga 1 2019 memasuki pekan ke-6 ini. Usai libur lebih sebulan, Makan Konate dkk kini mempersiapkan tim, termasuk memanfaatkan penundaan dua pertandingan.
Dipekan ke-6, Arema melawan PS Tira Persikabo, di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (29/6). Laga itu adalah comeback bagi Singo Edan pasca liburan. Mereka pun bersemangat menyambut laga tersebut.
"Kami fokus dan bersemangat menyiapkan diri jelang pertandingan ini," ujar Playmaker Arema, Makan Konate.
Menurut dia, pemain kini tinggal menyiapkan diri dan fokus untuk pertandingan. Sekalipun mendapatkan tantangan dengan beberapa pengunduran jadwal, yakni melawan Persib Bandung dan PSM Makassar, dia meminta rekan-rekannya tidak memikirkan hal tersebut.
"Saya percaya, jika kami member hasil maksimal, kami akan mendapat tiga poin pada pertandingan mendatang," papar dia.
Konate pun mengakui tidak khawatir meski harus menghadapi PS Tira, tim dengan catatan mengejutkan di awal musim ini. Dalam empat pertandingan, anak asuh Rahmad Darmawan itu belum terkalahkan. Terakhir, mereka menaklukkan Persipura Jayapura pada pekan ke-5.
Sebaliknya, kekuatan Arema belum teruji ke performa terbaik. Dalam tiga laga, tim Singo Edan baru memetik satu kemenangan atas Persela Lamongan. Dua laga awal, Arema takluk dari PSS Sleman dan Borneo FC.
"Kami sudah melakoni latihan fisik. Selain itu juga ada beberapa kali pertandingan uji coba. Ini merupakan persiapan yang sangat bagus jelang pertandingan berikutnya," kata Konate.
Menurut Konate, timnya sudah berupaya maksimal menyiapkan diri jelang pertandingan ini. Kendati dua laga mereka ditunda, pemain asal Mali menyebut persiapan mereka tetap berjalan sesuai rencana.
"Selain itu, persiapan kami lebih baik dengan adanya penundaan ini. Kami jadi lebih bisa menyiapkan diri," tambahnya.
Sementara itu gelandang Arema, Hanif Sjahbandi mengungkapkan sisi positif dari penundaan dua laga timnya di Liga 1 2019 melawan Persib Bandung dan PSM Makassar. "Soal penundaan itu tentu ada sisi positif dan negatifnya. Sisi negatifnya mungkin semua kehilangan momen, karena sudah melakukan persiapan dalam sesi latihan tapi ternyata laga ditunda, sehingga harus memulai persiapan baru," ungkap Hanif.
Sedangkan dari sisi positifnya penundaan dua laga itu adalah dirinya bisa lebih mematangkan persiapan usai kembali dari Timnas U-23 bersama M. Rafli. Begitu pula striker Dedik Setiawan yang baru saja memperkuat Timnas Senior.
"Chemistry tim bisa lebih klop. Untuk saya pribadi yang baru saja kembali dari timnas bisa lebih beradaptasi lagi dengan tim," pungkasnya. (ley/feb)

Berita Terkait