Galang Donasi Korban Kerusuhan Sleman


MALANG - Ada sedikitnya 40 kendaraan Aremania rusak ketika mendukung Arema FC bermain di kandang PSS Sleman, pekan lalu. Pasca peristiwa tersebut, manajemen dan Aremania berkordinasi untuk mengumpulkan bantuan dalam membenahi kerusakan tersebut.
Salah satu yang telah dilakukan dengan mengundang Aremania untuk menyemangati Hamka Hamzah dkk dalam berlatih di Stadion Gajayana. Sekaligus memberikan donasi untuk membantu biaya dalam membenahi kendaraan yang rusak.
"Hari ini kami  mengajak Aremania memberikan support moril kepada tim agar kembali bersemangat dalam latihan," ujar Media Officer Arema, Sudarmaji.
Berbeda dengan biasanya yang mengundang Arema untuk mendukung tim saja, kini Arema mengajak berdonasi. Hasilnya, ratusan Aremania berada di tribun Stadion Gajayana dan akhirnya turut berdonasi. Nantinya menjadi santunan kepada mereka yang kendaraannya rusak saat mendukung Arema di Sleman.
"Sifatnya kan membantu, jadi bukan menanggung seluruh biayanya," tambah dia.
Dia mengatakan, sejak 17 Mei lalu, Arema melakukan kordinasi dengan Aremania. Dalam kordinasi itu, sedikitnya didata ada 40 kendaraan rusak. Diantaranya lima bus dan sisanya roda empat.
Menurut dia, rata-rata kerusakan kendaraan tersebut yakni kaca pecah dan bodi ringsek. Akan tetapi, pendataan masih terus dilakukan sampai 22 Mei mendatang.
Selain itu, diakui Sudarmaji, bila dalam pertemuan tersebut akhirnya muncul saran berupa pengumpulan donasi. Hal itu pula yang berlanjut pada kegiatan donasi dan akan diteruskan dalam agenda nobar di Graha Polinema, saat pertandingan Borneo FC melawan Arema FC.
"Langkah awalnya manajemen berikan donasi Rp 20 juta. Beberapa langkah selanjutnya pengumpulan donasi dan nantinya juga akan membuka rekening bersama untuk memfasilitasi Aremania dari luar kota yang ingin berpartisipasi. Selain itu, Arema dan Aremania pun akan menggelar nobar saat pertandingan Borneo FC melawan Arema FC. Rencananya nobar tersebut ditiketkan sebesar Rp 10 ribu. Hasil penjualan tiket itu akan didonasikan pula," urai dia panjang lebar.
Dia mengatakan, Aremania sepakat tidak akan mencari donasi di jalanan. Sebab, peristiwa yang terjadi bukanlah bencana alam.
"Aremania sepakat juga bila donasi ini adalah santunan, bukan menanggung semuanya," tambahnya.
Sementara, dalam donasi , Mbah Singo alias Anwar Sudarnadi ikut berkeliling mengumpulkan sumbangan. Akan tetapi, dirinya tidak menggunakan kostum singa layaknya ketika pertandingan di Stadion Kanjuruhan. Donasi yang terkumpul sekitar Rp 3 juta.
"Ini akan kami gabungkan dengan sumbangan yang dari manajemen, lalu nanti digabung juga dengan donasi hasil penjualan tiket nobar," tandas dia. (ley/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :