Gonzales Nikmati Peran Sebagai ‘Umpan’

 
MALANG - Dalam dua kemenangan terakhir Arema FC, tidak terdapat nama striker yang mencatatkan diri di papan skor. Baik Cristian Gonzales yang tampil penuh dalam laga melawan Persela Lamongan dan Mitra Kukar, maupun Dedik Setiawan yang hanya bermain di pekan 24, tidak mencetak gol bagi Singo Edan. Sebaliknya, pemain tengah dan bek justru produktif dengan gol yang dicetak Syaiful Indra Cahya, Esteban Vizcarra, Alfarizi, Hendro Siswanto dan Ahmet Atayev.
Hal tersebut tidak dikhawatirkan oleh tim pelatih Arema, bahkan termasuk para striker klub kelahiran 1987 itu. Sebab, semua pemain dianggap bisa mencetak gol, tanpa harus bertumpu pada keberadaan striker, yang kerap mendapatkan pengawalan ketat dari barisan pemain belakang setiap lawan Arema.
"Dalam sepak bola modern, semua lini bisa mencetak gol. Itu justru bagus bagi Arema saat ini. Sebab, sekalipun seorang bek mereka produktif," ungkap Pelatih Arema, Joko Susilo.
Menurutnya, asalkan bek tersebut tidak melupakan tugas utamanya di lini belakang, hal tersebut tidak masalah bagi sang pemain. Terbukti, saat gol dicetak oleh Alfarizi dan Syaiful Indra Cahya, dua bek tersebut memanfaatkan minimnya pengawalan bagi mereka di kotak penalti saat terjadi set piece. Sebaliknya, bek lawan, baik Persela maupun Mitra Kukar, justru mengawal ketat Gonzales dan Vizcarra.
"Gol-gol Arema juga menunjukkan pemain mampu dengan baik menjalankan strategi, termasuk saat terjadi set piece atau tendangan sudut," papar pria dengan sapaan akrab Gethuk itu. Ia menyampaikan, meski mengandalkan pemain dari sektor di luar striker, bukan berarti para pemain depan tidak bagus. 
Pekan lalu saat terjadi gol Hendro Siswanto misalnya, Gonzales memberikan assist pada pemain asal Tuban tersebut. Melihat dirinya dikawal ketat, El Loco tidak ragu memberikan bola pada Hendro yang memiliki posisi lebih bebas dari sektor kanan.
"Selama pertandingan, Gonzales juga merepotkan lawan. Sebelumnya juga begitu. Yang jelas strategi kami berjalan dengan bagus," tambahnya.
Sementara itu, El Loco mengakui tidak masalah dirinya belum mencetak gol sampai saat ini. Dia menikmati perannya sebagai pemantul atau pengumpan, yang terus mendapatkan pengawalan ketat dari lawan.
"Yang paling penting adalah kemenangan tim. Siapapun bisa mencetak gol, bisa saya atau pemain yang lain," ujar Gonzales.
Gonzales pun tidak segan turun menjemput bola sampai ke belakang, memberikan umpan kepada pemain lain yang lebih bebas di depan. Padahal, sebagai striker bisa dipastikan dirinya juga memiliki keinginan untuk mencetak gol.
"Siapapun ingin membantu kemenangan Arema. Tetapi saat melihat ada orang lain lebih bebas, maka saya harus berikan kepada dia. Apalagi jika saya terus dikawal ketat oleh pemain lawan," paparnya.
Gonzales mengatakan, dirinya siap menjalankan strategi pelatih saat melawan Persija, Minggu (24/9) besok. Termasuk jika memang dirinya tetap menjadi 'umpan' atau justru dia dikembalikan menjadi seorang target man.
"Jalankan saja apa keinginan pelatih. Yang penting semua pemain kompak untuk membawa Arema mencari kemenangan," tandasnya. (ley/bua)

Berita Terkait

Berita Lainnya :