Hadiah untuk Kelangsungan Tim


MALANG - Arema FC mencapai podium tertinggi di Piala Presiden 2019. Gelontoran hadiah sebesar Rp 3,5 miliar pun menjadi milik Arema sebelum dipotong pajak. Namun, sejatinya jumlah uang yang diberikan panitia Piala Presiden untuk tim Singo Edan mencapai Rp 4,2 miliar.
Ya, jumlah yang diterima tim ini tembus Rp 4,2 miliar ketika ditambah dengan hadiah untuk pemain terbaik dan match fee. Pemain terbaik yang disandang Hamka Hamzah mendapatkan hadiah sebesar Rp 250 juta. Selain itu, Arema mendapatkan empat kali match fee. Tiga kali di babak penyisihan dan satu kali di delapan besar.
Dalam ketentuan turnamen, setiap tim yang menang mendapatkan match fee sebesar Rp 125 juta. Sementara bila kalah mendapatkan match fee Rp 75 juta. Di babak penyisihan, Arema dua kali menang dan satu kali kalah, sehingga bila ditotal mendapatkan uang pertandingan sebesar Rp 325 juta.
Sedangkan di delapan besar, kemenangan 4-0 atas Bhayangkara FC membuat pundi-pundi rupiah Singo Edan makin tebal. Sementara, untuk babak semifinal dan final match fee tidak berlaku, karena setiap tim yang masuk empat besar dipastikan mendapatkan hadiah uang tunai.
Secara total, minus hadiah yang diterima Hamka, maka tim kelahiran 1987 itu mendapatkan hadiah sebesar Rp 3,95 miliar dari turnamen yang menghabiskan dana sebesar Rp 47,5 miliar tersebut.
Arema sendiri malu-malu mengungkapkan bakal untuk apa hadiah juara yang diterima. Bila dipotong pajak sebesar 10 persen, maka dana yang masuk sebanyak Rp 3,15 miliar.
"Yang jelas bonus itu sangat bermanfaat untuk kelangsungan hidup Arema FC. Khususnya kesejahteraan pemain," ujar General Manager Arema, Ruddy Widodo.
Ia menyampaikan, tidak enak menyampaikan secara detail dana tersebut bakal dialokasikan untuk apa. Namun, bisa jadi sebagian besar dikembalikan kepada tim yang telah berjuang untuk merebut trofi tersebut.
Selain itu, tentunya manajemen juga berhitung pada pengeluaran yang mereka gelontorkan demi menjadi juara. Misalnya bonus di setiap pertandingan sebagai motivasi kepada para pemain, mulai dari babak penyisihan sampai final.
Dari informasi yang didapatkan Malang Post, demi menang di salah satu laga, bonus sebesar Rp 5 juta per pemain diberikan oleh manajemen. Hal itu tentu menjadi pengeluaran besar bagi manajemen klub berlogo Singa mengepal tersebut.
Sementara itu, pemain Arema tampaknya masih akan mendapatkan hadiah tambahan selain uang juara. Rencananya, tim juara dan perwakilan klub peserta Piala Presiden akan diundang bertemu dengan Presiden Joko Widodo.
Ketua Sterring Committee (SC) Piala Presiden 2019, Maruarar Sirait, menyatakan ingin mempertemukan klub dan juara Piala Presiden untuk bertemu Jokowi di Istana Negara di Jakarta. Hal ini bisa jadi sebagai ganti karena Jokowi batal datang dalam acara penutupan dan juga pembukaan Piala Presiden 2019 ini.
"Ya nanti saya sampaikan, kalau bisa jangan yang juaranya saja. Namun, semuanya nanti diundang," kata Ara, sapaan akrabnya di sela-sela final Piala Presiden 2019, Jumat lalu. (ley/van)

Berita Terkait

Berita Lainnya :