Hanya Hanif Bertahan di Timnas


MALANG - Dua gelandang muda Arema FC, Hanif Sjahbandi dan Muhammad Rafli memiliki nasib yang berbeda di skuat Timnas Indonesia U-22. Hanif tercatat dalam 23 pemain yang bakal berangkat ke Kamboja, Jumat (15/2) besok. Sementara, Rafli tidak ada dalam daftar nama tersebut dan secara otomatis namanya tercoret dari Skuat Garuda Muda yang akan berlaga di Piala AFF U-22 tahun 2019.
"Bismillah, kami membawa 23 pemain ke Piala AFF U-22 di Kamboja. Pemain yang terpilih berdasarkan kualitas serta kebutuhan tim. Perkembangan dan pemilihan pemain kami lakukan dari awal pemusatan latihan hingga saat tiga kali uji coba," kata Indra Sjafri dalam situs resmi PSSI.org.
Dalam daftar tersebut tidak ada nama Nadeo Argawinata, Dandi Maulana, M. Rafli, Rifal Lastori, Beni Oktaviansyah, dan Septian Satria Bagaskara. Hal itu berarti, mereka bakal dikembalikan ke klub masing-masing. Septian sendiri sudah dicoret sehari sebelumnya karena mengalami cedera.
Pelatih yang sukses membawa Indonesia juara Piala AFF U-19 tahun 2013 ini menambahkan bahwa anak asuhnya masih akan menjalani latihan pada Kamis (14/2) hari ini, sebelum terbang ke Kamboja. Ia pun berencana memberi porsi dua kali waktu latihan kepada pemain.
"Besok (hari ini) rencana kami latihan terakhir di Indonesia sebelum bertolak ke Kamboja. Kami akan matangkan taktik dan strategi permainan di latihan besok. Yang jelas anak-anak terus ada perkembangan dan perbaikan. Saya harap performa terbaik tim ini ada saat Piala AFF nanti," tambah pelatih berusia 56 tahun tersebut.
Skuat Garuda Muda tidak terkalahkan dari tiga uji coba, semua laga berakhir dengan imbang yakni melawan Bhayangkara FC (2-2), Arema FC (1-1), dan Madura United (1-1).
Bhayangkara FC menjadi klub yang paling banyak menyumbangkan pemain untuk Timnas Indonesia U-22. The Guardians tercatat menyumbang empat nama. Sementara, Arema yang diawal seleksi mengirimkan empat pemain, tiga diantaranya dicoret. Yakni Dalmiansyah Matutu, Jayus Hariono dan M. Rafli.
Sementara itu, Hanif Sjahbandi yang menjadi satu-satunya pemain Arema, merupakan pemain yang memiliki kontribusi ketika Timnas U-22 menahan Arema FC 1-1 di Stadion Kanjuruhan, Minggu (10/2) lalu. Ia mencetak satu-satunya gol bagi Andi Setyo Nugroho dkk.
Hanif sendiri dipastikan bertahan di Arema musim ini. Pemain kelahiran Bandung itu menandatangani kontrak sehari sebelum tim Singo Edan menjamu skuat Garuda Muda.
"Hanif telah resmi tanda tangan kontrak dengan Arema selama setahun, sehari sebelum laga Arema melawan Timnas U-22," ujar Media Officer Arema, Sudarmaji. (ley/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :