Ini Kandang SInga!


MALANG – Dua pertemuan terakhir di tahun 2019 antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya, berakhir dengan hasil seri 2-2 di Surabaya dan 2-0 bagi kemenangan Singo Edan di Malang. Di klasemen sementara Shopee Liga 1,  Arema pun peringkatnya masih di atas Persebaya.
Kedua tim akan bertanding di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kamis (15/8) sore ini. Bagi Singo Edan, target menang tidak bisa ditawar lagi. Apalagi main di kandang Arema.  Namun demikian, Singo Edan tetap waspada. Meski didukungu ribuan Aremania, tetap saja tidak boleh lengah apalagi meremehkan lawannya. Selain itu Arema FC tak mau terjebak dengan pergantian pelatih di tubuh Persebaya Surabaya. Mereka tetap menganggap tim tamu menghadirkan suatu derby, yang membutuhkan fokus tinggi dalam pertandingan.
“Persebaya tanpa pelatih utama, sejauh ini kami tidak pernah memikirkan ada pelatih utama atau tidak. Persebaya adalah Persebaya. Kalau Arema melawan mereka, itu adalah laga derby,” ujar Hendro Siswanto.
Menurut dia, ada atau tanpa pelatih, pertandingan sore ini tidak akan mudah. Hal yang sama sejatinya sudah ditegaskan oleh pelatih Arema FC Milomir Seslija. Sebab, skuad yang datang adalah Persebaya, dan atmosfir derby akan berbeda. Semangat pemain pun dipastikan tinggi dalam laga tersebut.
“Kami harus tetap fokus dan fight. Yang jelas, kami main di kandang dan ingin mendapatkan poin penuh,” papar pemain asal Tuban itu.
Dia mengatakan, seluruh penggawa Singo Edan sudah siap untuk pertandingan sore ini. Mereka pun berharap mendapatkan dukungan penuh dari suporter, yakni Aremania.
“Tugas kami main, fokus raih poin penuh di lapangan. Sementara, suporter mendukung kami, menambah semangat kami,” tambahnya.
Ia juga berharap, agar laga sore ini tetap kondusif. Sekalipun ada rivalitas, namun dia berharap suporter bisa menjaga suasana tetap aman dan nyaman.
Sementara itu, bek Persebaya Surabaya, M. Syaifudin mengatakan timnya juga tidak terganggu dengan adanya pergantian pelatih. Pemain Persebaya fokus dalam situasi apapun dan siap melanjutkan pertandingan demi pertandingan.
“Kami sendiri dari pemain tidak memikirkan itu. Kami fokus dan kami meyakini, siapapun yang melatih, kami harus percaya serta respek. Kami ikuti instruksi mereka,” paparnya.
Terkait kesiapan dia dan rekan-rekannya, Syaifudin menyebutkan, tim sudah disiapkan dalam latihan terakhir. “Coach (Bejo Sugiantoro) sudah menekankan agar mempersiapkan mental melawan Arema. Skill dan lainnya akan mengikuti asalkan mental tanding siap,” tambah dia. (ley/jon)