Jadwal Lawan PSM, Milo Serahkan ke LIB


MALANG - Pelatih Arema FC Milomir Seslija tidak mau banyak berkomentar mengenai kabar bakal mundurnya pertandingan melawan PSM Makassar. Mengenai jadwal, pelatih asal Bosnia ini menyerahkan sepenuhnya kepada PSSI atau operator kompetisi. Dia tidak ingin jadwal tergantung pada sebuah klub, baik itu Arema atau PSM.
Laga yang sedianya digelar 23 Juni 2019, berpotensi berubah. Hal ini seiring pengajuan dari CEO PSM, Munafri Arifuddin agar operator mempertimbangkan padatnya jadwal Tim Juku Eja yang harus bermain di Piala AFC.
"Saya tidak bisa komentar. Karena saya tidak tahu harus komentar apa. Semua terserah mereka (LIB)," ujar Milomir Seslija.
Dia menilai, tidak mengetahui keuntungan bila laga tersebut ditunda. Namun, dirinya memastikan siap menerima keputusannya. "Kami main sekarang siap. Tetapi nanti mundur," ungkapnya.
Pelatih yang sempat menukangi Madura United itu mengatakan, keputusan mengenai jadwal, seyogyanya terserah penyelenggara kompetisi. Ia tidak ingin jadwal tergantung tim.
"Itu bukan terserah PSM. Tetapi PSSI," tegas dia sekaligus menekankan tidak mau bila laga tersebut tetap sesuai jadwal atau tidak, bakal tergantung tim Arema.
Dia pun mengakui, permasalahan di Indonesia salah satunya adalah klub bisa dengan mudah meminta perubahan jadwal. Ia menekankan, bila PSSI adalah bos dan setiap anggota harus hormat atau mematuhi jadwal yang ditentukan.
"Sejujurnya, ini masalah di Indonesia. Bukan klub, bukan Arema yang memutuskan. Tetapi PSSI adalah penentunya, semua harus taat," sebut dia.
Bagi timnya, dia tidak bisa memungkiri bila Arema secara tim merugi. Sebab, dengan agenda mundur, maka akan menumpuk jadwal selanjutnya. Seperti pada rencana jadwal terbaru Persib, yang bakal digelar diantara laga melawan Bali United dan PSIS Semarang di pekan terakhir Agustus mendatang.  "Sangat susah hanya ada jeda sedikit," tegasnya.
Selain itu, menurutnya, penundaan akan berimbas pada tim. Dia mencontohkan, bila saat ini timnya sudah mengatur program dan siap tanding, tetapi jadwal mundur, timnya bisa kehilangan performa yang sebelumnya sudah disiapkan. (ley/jon)

Berita Terkait