Kena Sanksi, Robert Tetap Datang


MALANG - Peluang terjadinya pertemuan antara guru dan murid yang terjadi antara Robert Rene Albert dan Joko Susilo, menipis. Pasalnya, Robert mendapatkan sanksi dua laga imbas protes kerasnya kepada wasit saat melawan Persija Jakarta di pekan 20, yang berlaku mulai pekan ini saat melawan Singo Edan.
Namun demikian, pelatih dengan sapaan Gethuk itu  tidak menganggap tanpa Robert di sisi lapangan adalah keuntungan bagi Arema, sebab tim tersebut tetap dikomandani sang Meneer sekalipun dari tribun penonton.
"PSM tanpa Robert kan kemungkinan hanya di pinggir lapangan, saat pertandingan. Tetapi selama persiapan, semuanya juga masih dilatih oleh Coach Robert," ujar Joko Susilo.
Hal itulah yang mendasari Gethuk jika PSM yang akan ditemui besok adalah PSM dengan style Robert. Walaupun, pelatih kepala yang akan memimpin saat pertandingan ada orang lain.
"Yang jelas hari-hari biasa, Robert kan masih memimpin. Kalau saat pertandingan, meski dia di atas (tribun, Red) pasti masih bisa berkomunikasi dengan handphone. Tidak ada pengaruhnya meski pelatihnya kena hukuman," beber pria asal Cepu itu.
Menurutnya, hal tersebut tetap dia perhitungkan. Termasuk bagaimana mengingat gaya tim yang diasuh Robert dan hal tersebut harus dia kuak karena pernah menjadi asisten dari pelatih asal Belanda itu.
"Ini akan sangat menarik bagi saya. Tantangan untuk mengantisipasi bagaimana permainan PSM di bawah  saat saya akan menghadapinya dengan tim berbeda," sebutnya.
Dia menegaskan, PSM pasti telah mengantisipasi kemungkinan tersebut. Sama halnya saat tim tersebut juga kehilangan Hamka Hamzah di pekan ini. Gethuk mengatakan, PSM tidak akan rugi tanpa mereka, sementara Arema juga tidak untung dengan kondisi tersebut.
"PSM sudah beberapa kali bermain tanpa Hamka dan mereka tetap solid. Tim ini terbukti sukses di Liga 1 ini dan beberapa kali berada di puncak klasemen," jelas dia panjang lebar.
Posisi di klasemen itu yang jadi patokan Gethuk, seperti apa Tim Juku Eja sesungguhnya. Tim yang sudah konsisten di papan atas selama dua musim terakhir. Selama itu pula, Robert sudah membesut PSM.
"Artinya pemain juga sudah mengenal apa yang diinginkan pelatih. Kondisi tim yang kehilangan pemain atau terjadi pergantian skuad, nyatanya tidak berpengaruh pada tim itu. Sekarang Arema harus siap mengantisipasinya," tambah dia.
Gethuk menyampaikan timnya siap melakukan balas dendam atas kekalahan di putaran pertama lalu. "Secara strategi tim, kami sudah mempelajarinya selama persiapan beberapa hari ini. Insya Allah kami tidak takut dengan catatan putaran pertama dan menang di sini," kata pelatih berlisensi A AFC itu.
Sementara itu, Robert dipastikan datang ke Malang, sekalipun pekan ini dalam masa skorsing tidak bisa mendampingi PSM saat pertandingan. Kepada Malang Post, di memastikan berada dalam rombongan bersama 18 pemain. "Saya datang ke Malang," tegasnya.
Menurut dia, kondisi dia tidak bisa mendampingi tim, tidak akan mempengaruhi Titus Bonay dkk untuk berburu poin. Persiapan pun berlangsung dengan normal selama di Makassar hingga akhirnya kemarin berangkat kemarin.
"Tidak berpengaruh sama sekali karena skorsing saya," tambah dia.
Ketika Malang Post berusaha mengonfirmasikan lebih lanjut terkait persiapan tim dan juga skorsingnya, dia meminta untuk menghubungi media officer PSM. "Untuk saat ini terkait komunikasi dengan media hubungi saja Wina (Andi Widya Syadzwina). Dia yang mengindikasikan semua sekarang," tandasnya.(ley/ary)

Berita Lainnya :