Komdis Panggil Abdul Haris


MALANG - Arema FC mulai harus membesarkan hati mereka hari-hari ini. Pasalnya, usai gagal menuntaskan pertandingan big match melawan Persib Bandung yang berakhir dengan kericuhan suporter di akhir laga, sanksi siap menanti. Rabu (17/4), pihak Arema, yakni Ketua Panpel Abdul Harris dipanggil ke Jakarta untuk menghadap Komisi Disiplin PSSI.
Abdul Harris dipanggil untuk menyampaikan klarifikasi mengenai pertandingan melawan Persib Bandung, Minggu (15/4) lalu. Dalam surat pemanggilan itu, Harris sebagai Panpel harus menyampaikan laporan mengenai pertandingan, persiapan Panpel hingga laporan dan bukti bahwa pertandingan harus berakhir dengan kericuhan.
"kami sudah menerima surat pemanggilan Komdis. Tertuju Ketua Panpel dan besok pagi , Pak Harris akan berangkat ke Jakarta," ujar Media Officer Arema, Sudarmaji.
Menurut dia, Harris akan ke Jakarta seorang diri. Dan materi yang ditanyakan, menurut dia seputar laga pekan ke empat lalu. "Itu akan jadi bahan pertimbangan Komdis untuk rapat Komdis selanjutnya dan akan berpengaruh pada keputusan sanksi Arema," papar dia.
Menurut Sudarmaji, Arema sudah siap dengan sanksi yang akan dijatuhkan. Namun, Harris di Jakarta akan berjuang melakukan pembelaan, dengan membeberkan fakta di lapangan.
"Malam ini kami siapkan materinya. Itu yang akan disampaikan juga pihak Panpel karena kami pun berhak menyampaikan penilaian objektif mengenai pertandingan," tambahnya.
Sudarmaji mengatakan Arema berlapang dada dengan jatuhnya sanksi. Pasalnya, bagaimanapun juga semua mata memandang kericuhan yang terjadi pekan lalu. "Kami sudah Istiqomah istilahnya. Tetapi sanksi yang nanti kami terima sebagai bentuk pelajaran dan biarlah ini menjadi titik balik perubahan dari berbagai sisi yang dilakukan Arema," tegas dia.
Hukuman Komdis sendiri diprediksi bakal dijatuhkan Jumat (20/4) lusa. Sanksi bakal diberikan pasca sidang Komdis yang kerap dilakukan antara Rabu atau Kamis setiap pekannya. (ley/bua)