Krisis Gelandang


MALANG - Arema FC dipastikan krisis gelandang. Tiga pemain, yakni Hanif Sjahbandi, M. Rafli dan Jayus Hariono, kini harus memecah konsentrasinya untuk bergabung bersama Timnas Indonesia U-22. Hal itu, membuat Arema harus mencari solusi mencari penggantinya di kala persiapan menghadapi Piala Indonesia. "Tiga pemain sekaligus, tentu tidak bagus bagi kami," ujar Pelatih Arema, Milomir Seslija.
Menurut dia, timnya harus mencari solusi untuk permasalahan tersebut. Pasalnya, gelandang bertahan tersisa adalah Hendro Siswanto ditambah dengan Pavel Smolyachenko.
Sementara, Arema memiliki banyak pemain lain di posisi sayap. Mulai dari Dendi Santoso, Ridwan Tawainella, Nasir hingga Sunarto.
"Kami harus cari solusi. Tetapi saya harus mengetahui juga, berapa lama mereka di Timnas," ungkapnya
Pelatih dengan sapaan akrab Milo itu juga masih menunggu pemain yang masih belum bergabung latihan, untuk melihat solusi terbaik bagi Arema. Termasuk menunggu kedatangan Makan Konate yang baru bergabung pekan depan. "Saya ingin semua pemain bisa segera berkumpul," tambah dia.
Sejatinya, ada dua pemain yang bisa bermain sebagai gelandang, ketika Arema ditinggal tiga pemain mudanya ke Timnas U-22. Selain Hendro dan Pavel, ada nama Ikhfanul Alam yang sempat beberapa kali turun sebagai midfielder di Persiba Balikpapan dan Kalteng Putra.
Sementara, Agil Munawar yang selama ini disiapkan sebagai full back, juga memiliki kemampuan sebagai seorang gelandang bertahan. "Kami pasti akan mencari solusi," tegas dia. (ley/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :