Lawan Mantan, Arema Jangan Seperti Persib


MALANG - Arema FC telah mengakhiri paceklik kemenangan yang terjadi dalam empat laga selama Februari lalu. Namun, bukan berarti tugas tim asuhan Milomir Seslija itu berakhir. Sebab, Arema harus menjalani laga penting melawan Persela Lamongan, di lanjutan Piala Presiden 2019, Sabtu (9/3) malam ini. Singo Edan di posisi 2 harus bisa kudeta Persela yang nongkrong di posisi 1 klasemen.
Bila menang, jalan Arema lolos ke babak delapan besar lebih mulus. Sebaliknya, kekalahan bisa membuat nasib Singo Edan sama dengan Persib Bandung, yakni tersingkir sekalipun berstatus sebagai tuan rumah di babak penyisihan kali ini.
Ya, tersingkirnya Persib Bandung memang bisa menjadi warning bagi Arema. Diunggulkan bisa lolos ke babak delapan besar karena memiliki keuntungan sebagai tuan rumah, tim Maung Bandung justru dipastikan tersingkir di pertandingan keduanya. Persib dikalahkan oleh Persebaya Surabaya, yang notabene dilatih oleh Djajang Nurjaman, mantan pelatih klub kebanggaan Bobotoh tersebut.
Nah, Arema pun patut mewaspadai Persela Lamongan. Tim tersebut, kini dilatih Aji Santoso. Pelatih yang pernah menangani Arema dan sempat membawa Arema meraih trofi Piala Presiden 2017. Aji pun memiliki rekor bagus saat bersama Laskar Joko Tingkir dan bertemu dengan Arema.
Musim lalu, Arema kalah 4-0 di Lamongan di Liga 1. Sementara, di Piala Presiden 2018 lalu, Arema juga ditahan oleh Persela 2-2. Hal tersebut pun diakui oleh Arema. Persela dianggap tim yang selalu tampil mengejutkan dan pantang diremehkan Arema.
"Kami sama sekali tidak boleh meremehkan Arema. Mereka adalah tim yang bagus dan sering membuat Arema kesulitan," ujar Pelatih Arema, Milomir Seslija.
Tidak hanya sering membuat kesulitan karena rekor mereka di musim lalu. Pelatih dengan sapaan akrab Milo itu pun memelototi kebanyakan klub di Indonesia yang kerap membuat Arema kelabakan karena kekuatan mereka bakal berlipat ganda. Ia menilai, siapapun yang akan bertemu Arema, bermain menggila dan memiliki kekuatan tambahan untuk memenangkan pertandingan.
"Semua tim yang menghadapi kami akan menggila dalam permainan mereka. Mereka akan mendapat motivasi ganda  dan tampil dengan 200 persen kemampuan mereka," papar dia.

Berita Terkait

Berita Lainnya :