Marko Jadi Alternatif

 
BANJARMASIN - Lawatan Arema FC ke markas Barito Putera pekan ini, tanpa diperkuat oleh dua pilar lini pertahanan, Beny Wahyudi dan Syaiful Indra Cahya. Hal itu membuat tim pelatih Arema memilih Marko Markus Kabiay sebagai alternatif memperkuat jantung pertahanan. Praktis eks Persipura Jayapura ini berpeluang melakukan debut di Stadion 17 Mei, Banjarmasin.
Marko pun mengakui siap jika harus menjalani debut pekan ini. Dia tidak akan menyia-nyiakan kesempatan dari pelatih dan  menunjukkan kemampuan terbaiknya.
"Saya senang bisa menjadi bagian tim saat away ini. Pekan ini adalah kesempatan pertama saya dan saya harus maksimal jika mendapatkan kepercayaan dari pelatih," ujar Marko.
Marko berpeluang melakukan debut, karena Arema hanya memiliki dua stok stopper, untuk mendampingi Arthur Cunha. Selain Marko, pilihan berikutnya adalah Junda Irawan. Marko  akan berebut posisi inti terlebih dulu. Caranya dengan menarik perhatian pelatih dalam sesi latihan. 
Pemain yang sempat merumput di Timor Leste itu memiliki keunggulan ketimbang Junda. Pengalaman pada klub sebelumnya, sering menempatkan dia sebagai stopper. Saat awal musim ini memperkuat PSBS Biak, dia sering bermain sebagai bek tengah.
"Kalau posisi asli sebenarnya bek kanan atau kiri. Tetapi dalam karier saya juga sering turun sebagai bek tengah," bebernya.
Marko memiliki kelebihan lainnya. Pemain berusia 26 tahun itu mengenal sosok Jacksen F. Tiago, arsitek Barito Putera saat ini. Medio 2011-2012, dia bermain untuk Persipura, pelatihnya adalah Jacksen. Sehingga, ia pun dipastikan mengenali tipikal racikan pelatih asal Brasil itu.
"Ya saya dilatih dia saat di Persipura. Sedikit tahu bagaimana dia melatih dan gaya bermain tim yang dilatihnya. Semoga ini juga membantu saya meredam pemain Barito Putera," jelas dia panjang lebar.
Ia menilai jika Barito Putera adalah tim yang bagus. Tetapi, dia tetap membawa keyakinan, Arema bisa berbuat banyak di Bumi Lambung Mangkurat tersebut. (ley/feb)

Berita Lainnya :