Masih Ada Peluang

 
Kedewasaan Aremanita Lutfiyah Atiefianti ini patut dicontoh oleh Aremania, pendukung setia Arema FC. Pasalnya, dia menegaskan tidak mau meninggalkan Arema saat terpuruk dan siap mendukung saat tim ini dalam masa sukses atau trend kemenangan.
"Arema itu perjalanannya sama seperti kehidupan manusia. Ada senang, ada susah. Ada waktunya naik tetapi kadang juga diberikan kesempatan untuk turun," ungkap Lutfi, sapaan akrabnya.
Menurut Aremanita asal Blimbing ini, kondisi saat ini adalah masa ujian bagi Aremania. Tim Arema tidak memiliki jalan mulus untuk bersaing di perebutan juara Liga 1. "Jangankan jadi juara. Sekarang untuk naik ke tiga besar pun kesusahan," beber dia kepada Malang Post.
Akan tetapi, hal itu tidak menjadikan alasan baginya untuk berhenti mendukung Arema. Ia tetap menyempatkan waktu untuk selalu datang ke stadion, jika Arema bermain di Stadion Kanjuruhan.
"Akan tiba waktunya, nanti Arema meraih kemenangan demi kemenangan. Amin," harapnya. Baginya jika Arema tidak juara di tahun ini, tidak akan membuatnya berhenti mendukung Arema. Sebab, dia merasa jika sebagai suporter dirinya juga harus loyal saat tim dalam kondisi tidak bagus.
"Tetapi masih ada peluang. Pemain saja tidak kehilangan harapan, kenapa kita sebagai suporter sudah angkat tangan. Kalau saya mendukung keyakinan pemain," tambah dia. 
Sementara itu, dia mengaku, sudah menyukai Arema sejak anak-anak. Kala itu Arema masih sempat bermain di Stadion Gajayana, dengan pemain seperti Franco Hitta.  "Waktu itu masih SD, masih nonton bareng keluarga. Kalau sekarang bareng teman," tutur perempuan yang pernah menyaksikan pertandingan Arema di tribun hanya 15 menit terakhir karena susah untuk masuk stadion Kanjuruhan tersebut. (ley/bua)