Masuk Stadion Lupa Semua Masalah

 
MALANG - Nindy Esma Grani memiliki satu pengalaman yang tidak menyenangkan ketika memberikan dukungan untuk Arema FC. Pengalaman tersebut saat dia mendukung Singo Edan dalam laga away ke Bali, melawan Bali United. Bus yang dia tumpangi, dilempari dari oknum suporter lain, sehingga sempat membuat dirinya khawatir dalam perjalanan menuju Pulau Dewata.
"Kalau senang, pasti sangat banyak dan hampir setiap pertandingan Arema, saya merasa senang. Tetapi kalau tidak menyenangkan atau duka, salah satunya saat ikut away ke Bali," ujar Aremania asal Mergosono itu.
Menurutnya tidak hanya mendapatkan lemparan, setelah itu rombongan harus sampai di Bali dengan waktu yang mepet. Setelah itu, rombongannya pun mesti menghadapi kenyataan, sampai di stadion dalam kondisi sudah sangat ramai.
"Rombongan saya akhirnya sampai tapi di stadion sudah ramai. Antrean untuk masuk ke stadion sudah sangat panjang," beber  dia kepada Malang Post.
Lalu, kesabaran Nindy pun diuji. Dirinya harus menjalani antrean yang membuatnya harus berjuang agar bisa masuk ke stadion. "Panas, lama dan kaki terinjak-injak juga. Sudah capek mau masuk tetapi sayang sekali perjalanan yang saya lalui juga jauh," sebut dia.
Namun dirinya memutuskan untuk tetap bertahan. Hasilnya pun dia tidak kecewa karena bisa berkumpul pula dengan Aremania yang lainnya.
"Di dalam stadion, semua langsung berubah. Saya tidak ingat lagi semua masalah sebelumnya," tutur penggemar Alfarizi tersebut. 
Dia pun merencanakan akan berangkat ke Bali lagi untuk Liga 1 ini. Dia akan mendukung saat Arema bermain di Pulau Dewata medio Oktober mendatang.
"Bali sangat bersahabat bagi Arema. Jadi saya mau away ke sana lagi," tandasnya.(ley/ary)