Milo Janji Lebih Kuat


MALANG – Milomir Seslija pelatih Arema FC menatap Piala Presiden 2019 dengan rasa optimis. Meski harus tersingkir dari Piala Indonesia setelah kalah agregat dengan skor imbang 2-2 di Stadion Kanjuruhan, tactician Singo Edan itu meyakini timnya akan lebih kuat lagi di Piala Presiden.
“Di negara saya ada istilah, apa yang tidak membunuhmu, itu yang membuatmu kuat. Kalau sampai sekarang kami masih hidup, berarti kami masih ada kesempatan untuk meningkatkan kekuatan kami, dan itulah yang kami inginkan terjadi di tim ini,” kata Milo kepada wartawan.
Menurut pelatih asal Eropa Timur ini, istilah tersebut harus dimaknai sebagai upaya belajar dari kesalahan yang diterima Arema hingga gagal lolos ke fase lanjutan Piala Indonesia. Dengan kesalahan itu, dia berharap bisa belajar dan mendorong performa tim ke level yang lebih tinggi ketimbang tim-tim lain.
Arema saat ini memiliki waktu kurang lebih satu pekan untuk persiapan menuju Piala Presiden. Menurutnya, proses belajar dari kesalahan ini, tentu saja harus dilalui dengan sabar. Tidak ada proses instan dalam pembelajaran, begitu juga dalam sepakbola. Milo menegaskan Arema siap melahap pil pahit agar tidak melakukan kesalahan yang sama seperti saat gagal lolos ke Piala Indonesia.
“Dalam proses, tentu harus sabar, tidak ada yang instan,” ujarnya.
Milo mengatakan, Piala Presiden adalah momentumnya menunjukkan Ahmad Nur Hardianto dkk bisa mengalami perubahan positif. Milo menyebut, Arema terus berubah ke arah yang lebih baik dari pertandingan ke pertandingan.
Meski demikian, hasil pertandingan yang belum memuaskan, menuntut Milo untuk bekerja lebih keras lagi. Dia menegaskan, Arema sudah menunjukkan permainan yang baik. Namun, dia meyakini Arema bisa lebih baik dari ini. Sehingga, dia berjanji bakal memperbaiki tim dan menyempurnakannya sebisa mungkin.
“Kami masih memiliki banyak kesempatan sebelum liga. Kami akan perbaiki dan sempurnakan. Seperti kami tekankan, ini persiapan liga,” ujarnya.(fin/feb)

Berita Terkait

Berita Lainnya :