Mulai Otak-atik Komposisi


MALANG – Tim pelatih Arema FC terus mengutak-atik komposisi pemain jelang pertandingan kontra Persib Bandung. Dengan absennya Dendi Santoso yang sedang menjalankan ibada umrah, Singo Edan kini mencari pengganti pemain asli Malang itu. Pemain pengganti, akan dipersiapkan untuk laga leg pertama dan kedua kontra Maung Bandung, julukan Persib, pada 18 dan 22 Februari 2019.
Pelatih Arema Milomir Seslija mengakui bahwa hilangnya Dendi, akan membawa masalah baru yang harus diselesaikan.
“Kami sekarang memiliki beberapa masalah, tapi beruntung kami punya banyak pemain bagus yang bisa bermain menggantikan yang hilang, dan bermain dengan bagus juga,” kata Milo kepada Malang Post Selasa kemarin.
Dalam pertandingan lawan timnas U-22, Dendi digantikan oleh Dedik Setiawan. Namun, selain Dedik, Arema diperkuat pemain seperti Nasir, Rivaldi Bawuo, Ridwan Tawainella hingga Sunarto. Nama terakhir, terhitung sangat berpengalaman sebagai super subs. Bisa jadi, namanya akan diperhitungkan untuk mengisi posisi Dendi, selain Dedik.
Arema memang membutuhkan permainan terbaiknya untuk memastikan tiket menuju fase 8 besar Piala Indonesia. Dengan striker berpengalaman seperti Dedik atau Sunarto, tim besar seperti Persib, harus berpikir dua kali untuk meremehkan Arema. Apalagi, striker utama tim berlogo singa, sedang on fire.
Pemain asing Singo Edan Robert Lima Guimaraes berapi-api setelah aksi heroik menyamakan kedudukan atas timnas U-22. Kehadiran  Makan Konate juga penting untuk mendukung sosok Gladiator. Tapi, Konate tak bisa bergerak sendirian untuk mendukung para striker di depan. Dia butuh sosok Hendro Siswanto dan Pavel Smolyachenko.
Pada pertandingan lawan timnas, Konate lebih berperan sebagai deep lying playmaker. “Konate kan memang gelandang menyerang, bukan bertahan. Tapi, saya terpaksa pasang Konate sedikit ke belakang, untuk mengurangi kosongnya lini tengah, dan membiarkan dia berduet dengan Hendro,” tuturnya.
Djayus Hariono, memang berpotensi untuk dipasang, namun dia memiliki peran yang hampir sama seperti Hendro, yakni gelandang mobile dengan daya jelajah tinggi. Sedangkan, Pavel adalah sosok yang mengisi posisi jangkar seperti Sergio Busquet ketika menjalankan peran di Barcelona FC. “Dalam laga timnas, kami bisa coba-coba, tapi tidak untuk Piala Indonesia,” tutupnya.(fin/jon)

Berita Terkait