Naik Sepeda hingga Jualan Kue Demi Arema


MALANG - Aksi nekat dilakukan oleh Siti Nur Qomariyah, Aremanita asal Pasuruan. Karena telah tertambat pada Arema FC, dia pun berhijrah dari kota asalnya menuju Bhumi Arema dan tinggal di Malang supaya lebih dekat dengan Arema. Lalu untuk bertahan hidup, dia berjualan kue keliling, termasuk di Stadion Kanjuruhan saat Singo Edan berlaga.
Perempuan dengan sapaan akrab Maria itu menceritakan bagaimana awalnya dia menyukai Arema. Dia mengakui penasaran dan coba mengamati aktivitas salah satu komunitas Aremania.
"Lalu saja mencoba datang ke stadion. Ternyata rasanya luar biasa. Persaudaraannya kuat dan saya semakin ingin tinggal di Malang," ujar dia.
Lalu Maria memutuskan untuk pindah ke Malang dan mencoba mencari pekerjaan. Dengan bekal satu sepeda onthel, dia pun berangkat ke Malang. "Lalu saya bingung karena belum ada kerjaan sampai tidak punya uang sama sekali. Susah makan dan minum," bebernya.
Hingga akhirnya ada yang menawarinya berjualan kue keliling. Dia tidak ragu untuk menolaknya, meski banyak yang menganggap keputusannya itu memalukan. "Bahkan teman dekat saya pernah mengejek juga. Tetapi saya tidak mundur asalkan halal dan bisa tetap tinggal di Malang. Yang pasti juga saya menjadi mandiri," jelas dia kepada Malang Post.
Kemudian dia mendapatkan jalan pula untuk berjualan di stadion saat Arema berlaga. Jualannya kerap kali laku keras dan dia bisa tetap merasakan atmosfir stadion, dengan gemuruh Aremania-nya. 
"Di situ masih ada suka dukanya. Sukanya, saya merasakan bagaimana Aremania juga menghargai saya meski berjualan. Dukanya, tidak bisa fokus melihat pertandingan," beber pengidola Cristian Gonzales itu. (ley/ary)

Berita Lainnya :