Nonton di Stadion Sejak SD

 
MALANG - Dari Arema FC, Mitha Yolanda, Aremanita asal Lawang belajar banyak hal. Belajar mengenai bahwa cinta butuh pengorbanan, hingga belajar apa arti pertemanan. Dari klub Singo Edan pula, Mitha menghargai uang dan berusaha untuk mandiri meskipun selalu melihat pertandingan Arema.
"Saya sangat suka klub ini sejak kecil. Tetapi untuk melihat Arema, saya berusaha tidak merepotkan orang tua dan selalu saya biaya sendiri," ujar Mitha.
Menurutnya, dia sejak jaman SD menyimpan uang sakunya, jika ingin melihat Arema bermain. Sekalipun, dirinya ke stadion dengan orang tua atau kakaknya.
"Akhirnya saya berusaha untuk memiliki cadangan uang agar bisa melihat Arema. Ya menabung uang saku sekolah. Kalau kurang, saya jual barang-barang kesayangan koleksi saya," papar dia kepada Malang Post.
Dengan upayanya itu, dirinya mengaku jarang absen datang ke stadion. Kalaupun absen, hanya saat genting seperti menjalani ujian sekolah atau berada di luar kota. "Pokoknya saya tidak ingin melewatkan setiap laga Arema, apalagi saat di Malang," tambahnya.
Menurutnya, dia sangat senang bisa ke stadion, tidak hanya karena melihat Arema. Sebab, dia bisa merasakan atmosfir tribun dan kekompakan Aremania. Selain itu, dirinya juga mendapatkan teman baru di stadion.
"Banyak senangnya. Saya belajar menghargai orang lain, menghargai juga uang pemberian orang tua saat sekolah," jelas pengidola Beny Wahyudi itu.
Sementara, dia menyebutkan jika dirinya kali pertama melihat Arema saat kelas 4 SD. Dia diajak ayahnya yang juga senang dengan Arema. Tetapi, meski dia suka, tidak demikian dengan kakak-kakaknya.
"Kakak saya yang perempuan, seringkali melarang saya berangkat. Saya dengarkan saja, tetapi ya saya tetap berangkat. Hehehe," pungkasnya.(ley/ary)

Berita Lainnya :