Nur Hardianto Terancam Absen


MALANG – Gawat, jelang laga lawan Persita Tangerang, (26/1) mendatang, striker Arema FC Ahmad Nur Hardianto mengalami cedera dan harus menepi saat latihan Selasa (22/1). Ia mengalami permasalahan pada otot perutnya saat berlatih di Stadion Gajayana Kota Malang kemarin.
Dian-panggilan akrabnya harus menepi ketika baru beberapa menit menginjak rumput stadion. Pemain dengan rambut dikuncir ini lantas mendapatkan perawatan di ruang ganti pemain oleh Sport Therapist David Setiawan.
Hal tersebut membuat Arema pun kekurangan pemain sebagai antisipasi untuk menjalani small game. Dengan cepat, tim pelatih mencoba mencari tambahan pemain dari Akademi Arema.
Ya, jumlah pemain Arema memang masih terbatas. Kemarin, Muhammad Rafli dan Hanif Sjahbandi, masih berada di Timnas Indonesia U-22. Makan Konate juga masih izin sampai 28 Januari 2019. Sementara, Dedik Setiawan izin menggelar akad nikah.
Praktis, jumlah pemain membuat tim pelatih kesulitan ketika hendak menjalani latihan strategi. Minus empat kiper, empat pemain izin dan Hardianto yang cedera, praktis Arema kekurangan pemain. Sekalipun, sudah ada dua pemain akademi Arema yang turut berlatih.
"Hardianto mengalami masalah pada otot perutnya. Tetapi mungkin butuh istirahat satu dua hari saja," ungkapnya.
Menurut David, keluhan Hardianto baru disampaikan kemarin. Sekalipun, sejatinya dia sudah mengalami masalah di latihan sehari sebelumnya. "Butuh rest saja. Makanya tadi tidak dipaksa," paparnya.
Kini, Arema harus memaksimalkan pemain yang ada untuk menghadapi Persita. Selain Hardianto, striker seperti Dedik besar kemungkinan untuk bermain dari awal di pertandingan Sabtu nanti. Pasalnya, sang pemain tersebut juga tengah menggelar serangkaian acara pernikahannya.
Terlihat dalam latihan, Arema memaksimalkan Pavel Smolyachenko sebagai gelandang serang, di belakang Robert Lima. Sementara, di sektor sayap, Dendi Santoso di sisi kanan dan Nasir di sisi kiri.
Sementara, opsi lain Arema di lini depan adalah Sunarto dan Rivaldy Bawuo ditambah Dalmiansyah Matutu. (ley/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :