Pino Kontrol Emosimu


 
MALANG – Performa Juan Pablo Pino kian menanjak, terbukti menyumbangkan satu gol ketika melawan Barito Putera. Namun hati-hati, lawan Arema Rabu (30/8) pekan depan, adalah pemuncak klasemen, tim kuat PSM Makassar. Tim yang dilatih Robert Rene Alberts, yang tentu siap mengeksploitasi kelemahan Pino, yakni mudah terbakar emosi.
Ya, kelemahan Pino ini menjadi tugas besar yang mesti diatasi. Terutama, untuk menghadapi PSM Makassar, yang diprediksi bakal berlangsung dengan tensi tinggi. Temperamen Pino bisa berbuah fatal, seperti kartu kuning yang dia terima kala bertemu Barito Putera.
Dalam laga pekan 21 lalu, Pino terkena kartu kuning tidak sampai 10 menit setelah dia mencetak gol. Emosionalnya yang tinggi tidak teredam dan dia dengan keras menendang bola keluar lapangan.
Tak pelak, wasit dalam pertandingan itu tidak segan mencabut kartu kuning dari sakunya. Selain saat laga tersebut, Pino juga sempat mendapatkan kartu kuning karena tidak bisa mengontrol emosi. 
Pemain asal Kolombia itu kini sudah mengoleksi empat kartu kuning. Hal tersebut, menjadi salah satu perhatian pula bagi pelatih Joko Susilo.
“Semua pemain akan ada plus minusnya. Dalam sebuah tim, terdiri dari berbagai macam karakter dan itu dinamika tim,” beber Gethuk, sapaan akrabnya.
Karakter Pino yang cenderung temperamen memang disadari Gethuk. Akan tetapi, dia menilai hal itu juga ada kelebihannya. Ia menganggap jika pemain asal Kolombia itu memiliki keinginan tinggi untuk membuktikan kualitasnya.
“Tetapi untuk penanganan pemain ini jelas berbeda. Antara satu pemain dengan pemain lain pun treatment-nya juga tidak sama,” ungkapnya.
Namun, ia mengakui jika tugasnya adalah membawa Pino pada posisi yang ideal. Tak terkecuali dalam hal mental dengan meredam emosional sang pemain yang kadang terlampau tinggi.
“Yang jelas progres pemain ini membaik. Fisiknya bagus dan kewajiban saya, tim pelatih membawa pemain dalam posisi ideal. Tidak hanya dia sebenarnya, tetapi juga pemain lain,” jelas dia panjang lebar.
Pelatih asal Cepu itu mengatakan, performa Pino yang bagus akan membuat sang pemain menjadi andalan Arema dalam mengarungi setiap pekan. Sehingga, pemain ini pun diharapkan bisa ideal dan terjaga temperamennya. Termasuk saat melawan PSM Makassar.
Dengan performa yang bagus, hampir dipastikan Pino merupakan pilihan utama kala menjamu anak asuh Robert Rene Albert itu.
“Kini saya harus mempersiapkan tim melawan PSM. Membuat pemain dalam kondisi ideal adalah tugas kami, termasuk di laga selanjutnya,” tegas dia.
Pemain yang pernah merumput di Galatasaray dan AS Monaco itu pun besar kemungkinan akan menjadi kartu truf saat meladeni PSM dan laga selanjutnya.
“Untuk strategi pemain, tentu saya tidak bisa menyampaikan seperti apa. Tetapi kami harus antisipasi bagaimanapun keadaan tim ini,” tambahnya.
Sementara itu, Gethuk juga mesti memperhatikan laga setelah melawan PSM Makassar. Pasca menjamu PSM, ada Madura United yang juga menjanjikan tensi tinggi sebuah pertandingan. 
Sementara, Pemain Arema, Adam Alis tidak kalah senang melihat performa dari Pino. Ia melihat ada kemauan dari pemain tersebut meningkatkan kualitas permainan.
“Dia (Pino) kalau ada kemauan untuk meningkatkan permainanannya, pasti mengangkat performa tim juga,” ujar Adam Alis.
Menurut dia, akhir-akhir ini Pino memang bermain bagus dan ngeyel. Tidak hanya dirinya, semua pemain juga senang melihat progres tersebut.
“Dia mulai menyatu dengan tim. Tentu ini perkembangan bagus bagi Arema,” tandas dia.(ley/ary)