Rindu Aremania Penuhi Kanjuruhan

 
MALANG - Arema FC akan kembali ke Stadion Kanjuruhan dalam laga melawan PSM Makassar, Rabu (30/8) lusa. Aremania, menjadi salah satu sorotan, apakah mereka akan kembali memenuhi stadion atau tidak, setelah dua pekan lalu, saat menjamu Persiba, hanya ada sekitar 1.600-an suporter yang datang di stadion yang berada di Kepanjen tersebut.
Kondisi tersebut tidak hanya membuat pemain Arema miris. Sebab, Aremania pula, yang berasal dari luar kota merasa kaget dengan antusias rekan-rekannya yang menurun drastis dalam mendukung Arema.
"Saya kaget saat melihat Arema melawan Persiba Balikpapan, stadion melompong. Hanya tribun skor yang terlihat terisi, itu pun tidak penuh," ujar Aremania Banjarmasin, Oshi Trisna.
Menurutnya, dia dan Aremania Banjarmasin merasa sedih dengan keadaan tersebut. Padahal, warga Malang notabene lebih dekat juga untuk mendukung Arema. 
"Berbeda dengan kami, bisa melihat Arema secara langsung, jika tim ini bertanding di Kalimantan. Baik di Banjarmasin, Balikpapan, Samarinda atau Tenggarong," beber dia kepada Malang Post.
Saat Arema bertanding di Banjarmasin, pekan lalu, Aremania memang terlihat memenuhi tribun VIP sisi selatan. Lebih dari 1500 Aremania hadir di Stadion 17 Mei, Banjarmasin. Mereka juga selama 90 menit terus-menerus menyanyi memberikan dukungan untuk Arema. 
Selain itu, kreativitas seperti big flag dan bas drum, mereka bawa. Baik yang berada di Kalsel atau pun dari Kalimantan Timur maupun Kalimantan Tengah. "Kami rindu melihat Aremania memenuhi Stadion Kanjuruhan. Mungkin pekan lalu laga sore hari dan hari aktif kerja. Semoga saat menjamu PSM, tribun penuh," harapnya.
Hal serupa disampaikan Thoriq, Aremania Palangkaraya. Tanpa bermaksud menyombongkan Aremania Central Borneo yang datang dalam rombongan besar ke Banjarmasin, Thoriq menyampaikan kerinduannya untuk Aremania.
"Tidak hanya memenuhi tribun, tetapi juga harus semakin kreatif. Kalau tantangan Aremania di sini adalah jarak, di sana seharusnya tantangannya sudah kreativitas," ungkapnya. Ia mengatakan, Aremania harus membuktikan sebagai salah satu barometer suporter sepak bola di tanah air. 
"Salah satunya berkreasi. Mungkin, sekarang melawan PSM saat yang tepat, lawannya kan bagus juga. Untuk kreativitasnya apa, kami yakin teman-teman punya banyak pikiran kreatif,"tambahnya.  (ley/bua)

Berita Lainnya :