Rombongan Tim Arema Terbagi Dua

 
MALANG - Kendala tiket penerbangan akhirnya membuat rombongan Arema FC bakal terbagi dalam dua kelompok saat menjalani away ke markas Barito Putera. Selain itu, dua rombongan juga bakal menjalani penerbangan connecting, dan mesti transit terlebih dulu di Jakarta. 
Rombongan pertama bakal berisi 17 pemain, dengan empat tim pelatih, satu sekretaris tim dan satu official. Rombongan berangkat Selasa (10/7) dinihari tadi melalui Bandara Juanda. 
"Berangkat pukul 01.30 WIB dari mess via Sidoarjo. Kami terbang ke Jakarta dan melanjutkan penerbangan ke Banjarmasin sekitar pukul 10.00 WIB. Rombongan pertama sampai sekitar pukul 12.45 WIB," ujar Sekretaris Tim, Rahmat Taufik. 
Daftar 17 pemain yang berada di rombongan pertama adalah Joko Ribowo, Kurniawan Kartika Ajie, Alfarizi, Bagas Adi Nugroho, Agil Munawar, Arthur Cunha, Juan Revi, Hanif Sjahbandi, Hendro Siswanto, Jefri Kurniawan, Dendi Santoso, Dedik Setiawan, Ridwan Tawainella, Ahmet Atayev dan Rivaldy Bawuo. Mereka akan berangkat bersama tim pelatih yakni Milan Petrovic, Dusan Momcilovic, Branislav Radojcic, dan Kuncoro. 
Sementara, rombongan kedua bakal berangkat dengan delapan orang, yang sebagian besar adalah official. Yakni tim medis, seperti dr. Nanang Tri Wahyudi, sport therapist David Setiawan, masseur Samsul Hidayat dan Ahmad Salik, kit man Mustakim ditambah Ahmad Nur Hardianto. Yang menarik, Srdjan Ostojic disertakan di rombongan ini. Penjaga gawang seleksi ini diboyong meskipun belum diresmikan status kontraknya. 
Pemain dengan sapaan akrab Oki itu disertakan dengan tujuan menunjukkan bagaimana iklim sepak bola di Indonesia, termasuk harus menjalani perjalanan jauh dan melelahkan saat menjalani laga away. "Rombongan kedua berangkat dari Bandara Abd Saleh, pukul 08.25 WIB. Nanti juga transit Jakarta, tetapi datang di Banjarmasin pukul 17.55 WIB," beber dia kepada Malang Post. 
Arema terpaksa membagi rombongan menjadi dua karena kesulitan tiket penerbangan. Musim liburan yang hampir berakhir, membuat penerbangan direct Surabaya-Banjarmasin penuh. Selain itu, harga tiket juga tengah melambung tinggi. 
Pelatih Arema Milan Petrovic mengakui jika timnya harus menghadapi perjalanan yang mepet dan itu sedikit mengganggu persiapan. Terutama dari sisi recovery dan harus berangkat dinihari.  "Kami harus benar-benar menjaga kondisi agar fisik tidak turun karena perjalanan menuju kandang Barito," ungkap Milan. 
Praktis, dengan melakoni penerbangan connecting, Arema bakal menghabiskan waktu sekitar 12 jam di perjalanan. Rombongan pertama diprediksi tiba pukul 14.30 WITA, sebab dari Bandara Syamsudin Noor di Banjar Baru menuju Kota Banjarmasin memerlukan waktu sekitar satu jam. (ley/bua)

Berita Terkait

Berita Lainnya :