Satu Hotel dengan Tim Lawan

 
AKSI nekat ditunjukkan oleh Daniar Noor Shakira, Aremanita asal Karangploso. Dia tidak mempedulikan bahaya yang mengancam dengan melakoni away days ke Pamekasan. Untuk menyaksikan pertandingan Madura United melawan Arema FC, kemarin.
Perempuan dengan sapaan akrab Ara itu nekat berangkat ke Pamekasan karena dirinya sudah memperhitungkan segala sesuatu. Termasuk kemungkinan sweeping, yang akan dilakukan suporter di Jembatan Suramadu, seperti yang terjadi di tahun sebelumnya.
"Saya sudah perhitungkan itu sejak jauh hari. Caranya harus disiasati dengan berangkat lebih awal," ujar Ara.
Dia berangkat sejak Sabtu (9/9) sore menuju Pamekasan. Alhasil, dia terbebas dengan adanya hadangan, yang juga dikhawatirkan Aremania. "Saya berangkat sore dan sampai di Pamekasan tengah malam. Saya menginap di hotel terlebih dahulu dan aman," paparnya.
Ara menginap di Odaita Hotel yang juga menjadi tempat menginap pemain Madura United. Dan akhirnya bisa masuk ke stadion meski tanpa atribut.
"Ya saya harus menghormati dan waspada. Tidak membawa atribut apapun berbau Arema. Selain itu saya berkomunikasi dengan Aremania Arudam," jelas dia panjang lebar.
Menurutnya, dia sejatinya khawatir. Akan tetapi, karena datang dengan penduduk asli Pamekasan, Arema merasa aman.
"Terpenting, saya bisa datang ke stadion. Untuk pulangnya, saya masih belum memutuskan, bisa menginap lagi atau langsung pulang karena saya naik angkutan umum," tandasnya. (ley/feb)

Berita Lainnya :