Semusim Dua Apparel


MALANG – Arema FC secara resmi mengenalkan apparel terbaru mereka, sebagai pengganti Munich X yang telah diputus kontrak sejak akhir Juli 2019 lalu. Singo Edan Apparel (SEA), kini akan menjadi jubah pertandingan Muhammad Rafli dkk, dimulai dari pertandingan melawan Persebaya Surabaya, Kamis (15/8) besok.
Pengenalan Singo Edan Apparel, berlangsung di Kandang Singa, Rabu (14/8) sore. Usai jumpa pers pertandingan antara Arema melawan Persebaya, jersey teranyar akhirnya dikenalkan secara terbuka.
“Tahun ini kami membuat terobosan luar biasa. Salah satunya, bekerja sama dengan dua apparel dalam semusim,” ujar Media Officer Arema, Sudarmaji.
Menurut dia, setelah resmi tidak lagi bekerja sama dengan Munich X, tim Arema memilih timing pengenalan jersey sebelum laga melawan Persebaya. Jersey tersebut pun, dipastikan akan digunakan dalam pertandingan sore ini di Stadion Kanjuruhan Kepanjen.
“Apparel anyar ini sengaja dirilis di momen luar biasa, tiga hari setelah ulang tahun dan kami pilih jelang derby klasik juga. Semoga ini memberikan semangat baru, dengan kehadrian SEA,” ungkapnya.
Nama apparel anyar ini adalah SEA alias Singo Edan apparel. Menurut Manager Arema FC Official Store, Tjiptadi Purnomo, apparel sendiri ini menunjukkan Arema menciptakan terobosan baru.
“Sebuah brand baru. Sepak bola profesional harus begini, salah satunya membuat apparel sendiri, milik sendiri,” ungkapnya.
Menurut pria dengan sapaan akrab Adi itu, dengan adanya SEA, Arema berharap penjualan bakal lebih maksimal. Sehingga, tambahan pemasukan kepada klub bisa terjadi. Hal yang urung terwujud dibalik kerja sama dengan apparel sebelumnya.
“Ini industry sepak bola. Kami berharap bisa membantu untuk pendapatan klub dan lebih maksimal,” tegas dia.
Arema terpaksa mengakhiri kerja sama dengan Munich X. Apparel asal Spanyol itu dianggap wanprestasi karena tidak mampu memenuhi kebutuhan klub sesuai dengan perjanjian. Mulai dari kebutuhan tim yang hanya terpenuhi 80 persen dan untuk penjualan di store, bahkan hanya sebanyak 200 pcs.
Padahal, Arema menargetkan 30 ribu dalam semusim dan bisa mencapai 12 ribu di empat bulan pertama pascakerja sama di awal Februari 2019 lalu. (ley/jon)

Berita Terkait