Sexy Dancer Ini Rindu Nyanyi di Tribun


 
MALANG - Octavia Eka Saputri pernah menjadi Aremanita yang militan di Stadion Kanjuruhan. Dia selalu hadir di stadion saat Arema FC berlaga dan tergabung dengan kelompok suporter yang menamakan dirinya ultras. Namun, karena sekarang kondisi tribun yang sepi dan banyak rekan-rekannya yang sudah jarang ke tribun, dia merindukan saat-saat bernyanyi di tribun tersebut.
"Saya tergabung dengan Ultras. Saya selalu  menonton di belakang gawang selatan dulu," ujar Octavia, Aremanita asal Ngaglik tersebut.
Menurutnya, banyak kisah dan pengalaman menarik selama aktif ke tribun dan mendukung Arema. Seperti ketika lima tahun lalu saat suporter masih bisa menyalakan flare dan bom asap. 
"Anak-anak Ultras menjadi salah satu yang banyak membawa flare. Berkreasi melalui flare juga," papar dia.
Menurutnya, saat itu flare adalah salah satu alat untuk berkreasi. Sehingga, Aremania kala itu menjadi salah satu sorotan banyak suporter lain. "Bahkan saat itu, meski tim sedang terpuruk dan berada di papan bawah, suporternya ramai sekali," sebut dia kepada Malang Post.
Hal itu tidak bisa dia lihat sekarang. Belum lagi, banyak rekan-rekannya sudah tidak datang ke stadion dengan berbagai macam alasan. Mulai dari terpengaruh isu dualisme, alasan pekerjaan atau keluarga.
"Sekarang saya jadinya kalau nonton yang tidak sering. Itupun tidak seru, karena tribun selatan seringkali lowong," tambahnya.
Sementara itu, perempuan yang karib disapa Oca itu mengaku, jika salah satu pengalaman seru saat tergabung dalam Ultras, yakni ketika dirinya bersitegang dengan aparat kepolisian.
"Saya hanya berdua yang perempuan. Kami 'gegeran' karena dilarang ngeflare. Hahaha. Tetapi setelah itu tidak ada masalah berarti kok. Rata-rata kalau ke stadion juga seru. Itu yang saya rindukan sekarang," papar pendiri Babby Fame Sexy Dancer tersebut.(ley/ary)