Singo Edan beradaptasi di Jogjakarta


MAGELANG - Arema FC agak bersantai usai uji coba melawan PSIS Semarang, Sabtu (11/5) malam. Dendi Santoso dkk masih bertahan di Kota Magelang hingga minggu (12/5) siang dan baru berpindah ke Jogjakarta, pukul 12.00 WIB.
"Rencananya bareng dengan batas waktu check out kami baru ke Jogjakarta," ujar Sekretaris Tim Arema Rahmat Taufik.
Menurut dia, tim Arema memilih pindah ke Jogjakarta siang hari sembari menunggu waktu check in di penginapan yang akan dipakai Arema selama empat hari untuk laga away menghadapi PSS Sleman. Perjalanan dari Magelang ke Jogjakarta membutuhkan waktu sekitar satu jam bila tidak terhalang kemacetan.
"Nanti pas sampai di Jogjakarta, biar langsung check in tanpa menunggu," papar dia kepada Malang Post.
Tim Singo Edan akan tinggal di hotel di kawasan Universitas Negeri Jogjakarta antara 12-16 Mei 2019. Arema menjadi tim pertama bersama tuan rumah PSS bakal membuka kompetisi Shopee Liga 1 tahun 2019.
"Semua sudah direncanakan bersama tim pelatih. Nanti kami persiapan di Jogjakarta," terangnya.
Away ke markas PSS Sleman, otomatis dijalani lebih lama oleh tim kelahiran 1987 itu. Biasanya, mereka baru berangkat ke kota tempat pertandingan di H-2 pertandingan. Namun, untuk pembukaan ini tim Arema sudah berada di Sleman sejak H-3 pertandingan.
Rombongan tim asuhan Milomir Seslija itu tidak memungkinkan untuk balik ke Malang. Selain itu, Arema juga tidak memilih bertahan di Magelang sebagai tempat persiapan.
Pelatih Milomir Seslija menganggap, anak asuhnya perlu beradaptasi dengan suasana di Jogjakarta atau Sleman yang tentu saja berbeda dengan Magelang atau Malang. Ia mengetahui di Sleman lebih panas.
"Kami akan latihan di Sleman. Tidak masalah lebih lama. Tetapi kami tahu bagaimana situasi, suasana atau cuaca di sana. Kami harus dalam kondisi maksimal di pertandingan pertama," ungkapnya.
Pelatih asal Bosnia itu mengakui, jarak pertandingan hanya empat hari dengan uji coba kemarin, membuat semua penggawa Arema mesti siap, termasuk away beruntun dari PSIS ke Sleman. Dan beradaptasi di markas Super Elang Jawa itu lebih lama. (ley/jon)

Berita Terkait