Sutiaji: Gajayana Layak Kandang Arema

M firman malang post
DATANG: Walikota Malang Sutiaji datang ke Stadion Gajayana menyaksikan latihan perdana Arema FC, kemarin sore. 
 
MALANG-Latihan perdana Arema FC di Stadion Gajayana, Kamis (10/1) sore, kedatangan tamu spesial. Wali Kota Malang Sutiaji, turut hadir menyaksikan tim Singo Edan berlatih. Tidak hanya itu, ia memiliki harapan, Arema tidak kalah dengan Madura United di kompetisi.
Sutiaji hadir diantara ribuan Aremania yang antusias menyaksikan Dendi Santoso dkk berlatih. Dia juga aktif membicarakan sisi teknis tim ketika berbincang dengan General Manager Arema, Ruddy Widodo dan Media Officer, Sudarmaji.
Ia tertarik melihat pemain baru, striker asal Brasil, Robert Lima Guiamares. Secara skill bagus, sekalipin baru sekali latihan. 
"Saya masih meraba-raba saja skuat Arema. Saya lihat pemain yang dari Uzbekistan dan Brasil. Sekilas bagus," ungkapnya.
Sutiaji mengatakan, Arema harus berprestasi, termasuk tidak boleh kalah dari Madura United yang di bursa transfer kali ini sangat aktif berburu pemain bintang. 
"Harapan kami sih tidak kalah dari Madura United. Mereka tim baru, kok memalukan kalau kalah dari mereka," ujar dia sembari tertawa.
Sutiaji memang termasuk walikota yang suka dengan sepak bola. Untuk Arema, dia mengakui telah mengikuti perkembangan tim ini sejak era Sinyo Aliandoe. Padahal, dirinya bukan asli Malang.
Pria berusia 54 tahun ini berharap tim berlogo singa mengepal tersebut bisa kembali ke karakter permainan Malang-an mereka.
"Saya selalu mengikuti perkembangan tim ini. Karakter sepak bola Arema ini khas. Total football ini selalu menjadi karakter sepak bola di sini," ujar Sutiaji, kala berbincang dengan manajemen Arema.
Sutiaji mengaku sejauh ini belum bisa menakar peluang Arema pada musim kompetisi 2019. Namun, ia optimistis skuat besutan Milomir Seslija ini bisa bersaing pada kompetisi musim depan.
Selain melihat Arema berlatih, Sutiaji juga mengungkapkan berbincang dengan manajemen. Arema mengenai pengelolaan sepak bola dan kekurangan dari Stadion Gajayana. Meski tidak bisa menentukan apakah Arema akan kembali berkandang di Gajayana. Namun, ia mengaku ingin menjadikan Gajayana sebagai kandang layak bagi Arema, sekaligus mengembalikan keangkeran stadion tertua di Jawa Timur ini.
"Dulu kalau bicara sepak bola Malang, yang diingat ya angkernya Gajayana. Orang kalau masuk Gajayana merasakan nuansa lain. Kalau masalah Arema kembali ke Gajayana, semua terserah manajemen klub," tutur dia.
Menurut dia, pertemuan dengan manajemen  adalah dalam upaya Pemerintah Kota Malang memiliki rencana untuk merevitalisasi Gajayana. Perubahan desain hingga  penambahan daya tampung, sekitar 10 ribu orang. Namun, terdekat, ia menyebut akan membenahi dulu kondisi lampu dan papan skor elektronik di Gajayana.
"Tahun ini, kami sudah mulai benahi. Sudah masuk anggaran, termasuk dengan pengecatan stadion," pungkas dia.
Media Officer Arema, Sudarmaji mengakui, Sutiaji datang untuk membicarakan hal untuk pembenahan Stadion Gajayana. "Tadi berbicara mengenai kualitas rumput, kualitas tribun dan catnya hingga pengadaan LED Scoring board," ujar dia.
Sudarmaji mengatakan, Arema memberikan saran untuk scoring board tidak di posisi tengah. "Tapi silahkan dipilih sisi utara atau selatan," pungkas dia. (ley/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :