Tak Peduli Suara Sumbang

 
MALANG – Aremanita Blora, Roro Irma tidak peduli suara-suara sumbang yang berkicau saat dia menunjukkan kecintaannya terhadap Arema FC. Bagi Irma, Singo Edan adalah panggilan jiwanya yang tak bisa diambil dan digantikan oleh siapapun dan apapun. Meski dia berada di Jawa Tengah, hatinya tertaut di Malang.
“Kalau ditanya alasan kenapa aku suka Arema, aku selalu jawab bahwa itu adalah panggilan jiwa. Karena menyukai Arema itu nggak butuh alasan. Bagaimanapun Arema, mau kalah, mau menang, mau dihujat, mau di-bully, dihati tetap Arema,” kata Irma kepada Malang Post.
Menurut pengagum Milomir Seslija tersebut, Arema saat ini memang belum bisa mencapai kasta tertinggi kompetisi Liga 1 Indonesia. Irma berharap Arema bisa merebut posisi peringkat atas atau bahkan juara di kompetisi musim depan. Namun, jika boleh memilih, maka Irma ingin Gustavo Fabian Lopez kembali ke tim pujaannya.
“Kalau boleh jujur, aku pengen banget Gustavo bisa balik lagi ke Arema. Kalau bisa ya mengulang kembai kejayaan yang pernah ada, Arema klub bertabur bintang,” jelas Irma.
Pasalnya, penggemar kiper nomor satu Indonesia Kurnia Meiga Hermansyah tersebut ingin Arema kembali edan. Sampai saat ini, menurut Irma, Cristian Gonzales dkk masih kurang garang di atas lapangan.
Irma ingin tim asuhan Joko “Gethuk” Susio menghadirkan kejutan-kejutan dalam setiap pertandingan. Dengan kejutan menyenangkan dari tim, Aremania atau Aremanita akan selalu ketagihan untuk datang langsung ke Stadion Kanjuruhan.
“Semoga Arema tetap menjadi klub kebanggaan semua Aremania dan Aremanita, semoga Arema kembali garang seperti dulu. Kembali menunjukkan kejutan-kejutan saat berlaga dan membuat Aremania dan Aremanita rindu untuk selalu datang ke Stadion Kanjuruhan,” sambung wanita yang sudah mencintai Arema sejak SMP itu.
Tahun depan, Arema harus kembali mencatatkan tinta emas di sejarah sepakbola Indonesia. Dia ingin Arema merasakan lagi indahnya gelar juara seperti era 2009-2010.
“Aku kangen Arema yang dulu, masa-masa saat masih dipegang Robert Albert, saat masih ada Along, Ridhuan dan Roman,” tutupnya.(fin/feb)

Berita Lainnya :