Tatap Bhayangkara FC


MALANG - Penggawa Arema FC telah berada di Kota Malang, sejak Minggu (21/7) dinihari. Rombongan tim Singo Edan langsung meninggalkan Pamekasan, hanya 1,5 jam setelah pertandingan dan menjalani recovery di Bumi Arema. Lantas, latihan tim asuhan Milomir Seslija ini mulai digelar Senin (22/7) sore.
"Kami memang memilih langsung pulang. Sebab, biar cepat sampai di Malang, istirahat dan latihan lagi Senin," ujar Pelatih Kiper Arema, Yanuar Hermansyah.
Rombongan Arema sendiri sampai di Malang pukul 03.00 WIB. Setelah itu, pemain dibebaskan dari aktivitas latihan.
"Tetapi kami meminta pemain menjalani individual recovery. Agar kondisinya cepat pulih saat memulai latihan lagi," papar dia kepada Malang Post.
Arema sendiri, memiliki jeda waktu lima hari untuk menyambut pertandingan berikutnya, yakni melawan Bhayangkara FC. Jumat (26/7) depan, tim Singo Edan bakal meladeni tamunya di Stadion Kanjuruhan Kepanjen.
"Tim pelatih berharap semua pemain kondisinya telah siap. Termasuk melupakan kekalahan dari Madura United," sebut dia.
Yanuar menilai, bila kekalahan Arema dari Laskar Sape Kerrab karena ketidakberuntungan. Dendi Santoso dkk kalah setelah gol sulit yang dicetak oleh Andik Vermansyah. Menurutnya, tidak ada yang salah dari gol tersebut. "Ini kehebatan pemainnya. Membuat gol yang sulit dijangkau," sebutnya.
Ia menilai, Utam pun tidak salah posisi ketika proses tendangan bebas terjadi. Andik, menunjukkan skillnya dengan membuat gol yang jauh dari jangkauan para pemain Arema ketika menyambut tendangan bebas.
"Istilahnya kami kecolongan dari gol itu. Tetapi secara keseluruhan tim tampil bagus," ujar dia.
Hampir senada dengan Yanuar, Pelatih Arema Milomir Seslija menilai timnya harus segera bangkit dengan hasil kemenangan. Kekalahan dari Madura United, dianggap karena ketidakberuntungan.  Padahal, secara permainan timnya tidak mengalami masalah.
"Kami hanya perlu memanfaatkan kesempatan membuat gol. Seperti tim lawan, bisa memanfaatkan peluang kecil," ungkapnya.
Selain itu, dia juga menilai, timnya butuh kesabaran ekstra untuk membongkar pertahanan tim sepetti Madura United. Ditambah lagi, dia berharap anak asuhnya bisa lebih lama dalam memainkan bola, menguasai posession ball dan melakukan serangan.  "Itu evaluasinya. Kami akan segera bangkit untuk laga selanjutnya," pungkas dia. (ley/jon)

Berita Terkait