Ujian Pertama Gethuk, Lawan Sang Mentor


MALANG - Joko Susilo yang sukses membawa Arema FC menang dalam dua laga terakhir, akan mendapatkan tantangan lebih berat pekan depan. PSM Makassar, yang dilatih oleh Robert Rene Albert dan merupakan pemuncak klasemen sementara, adalah tugas besar yang harus ditaklukkan Singo Edan. Bagi sang pelatih, Robert yang sekaligus pernah menjadi mentornya, jadi motivasi tambahan baginya untuk meraih kemenangan.
"Laga melawan PSM adalah motivasi bagi saya dan tim untuk menang. Secara pribadi, ini adalah perlawanan pertama saya kepada coach Robert saat menjadi pelatih kepala," ujar Joko Susilo.
Menurutnya, siapa pun ingin mendapatkan pengalaman pertama yang bagus. Sehingga, dia akan mempersiapkan tim Arema sebaik mungkin, sekalipun timnya harus kehilangan beberapa pemain.
"Tetapi itu tidak akan menjadi alasan bagi saya untuk meraih kemenangan. Banyak yang mendukung saya, baik pemain maupun suporter," papar pria dengan sapaan akrab Gethuk itu.
Ia menilai, tugasnya tidak akan mudah. Pasalnya, Robert adalah pelatih berpengalaman. Dan tahun ini adalah tahun kedua bagi pelatih asal Belanda itu membesut PSM Makassar. Sehingga, bisa dipastikan banyak pemain yang mulai menyatu dengan gaya melatihnya. Hal itu pun bisa dibuktikan dengan posisi di klasemen sementara. Tim Juku Eja adalah favorit kuat untuk juara.
"Sejak putaran pertama mereka sudah bagus. Di putaran kedua ini, mereka berani mengganti striker yang bagus dan bisa menjadi kekuatan bagi PSM," sebutnya.
Arema sendiri memiliki pengalaman tidak bagus di putaran pertama. Ketika itu tim ini kalah 0-1 dan satu pemain terkena kartu merah.
"Rekor jelek di putaran pertama tidak boleh menjadi beban. Kami harus berusaha menghapus rekor itu," tambah dia.
Untuk mewujudkannya, timnya pun bersiap dengan serius, termasuk mengutak-atik strategi. Arema sendiri enggan terpengaruh pada komposisi tim lawan yang akan bermain tanpa Hamka Hamzah. Kapten tim sekaligus jenderal di lini pertahanan PSM yang pekan lalu juga mencetak gol bagi Juku Eja.
"Kami akan konsentrasi para tim sendiri. Biarkan PSM bermain dengan siapa atau tanpa siapa," tegasnya.
Sementara itu Kapten Tim Arema, Alfarizi mengatakan jika melawan PSM memang akan menjadi laga yang tidak mudah. Sebab, Arema juga kehilangan Arthur Cunha, laga penting di pertahanan Arema.
"Sepertinya sama-sama ada kekurangan. Tetapi kami yakin, pada kemampuan pelatih untuk meracik strategi dan mencari penggantinya," ungkap Alfarizi.
Selain itu, dia dan pemain Arema harus bekerja keras selama persiapan. Komposisi dan kesiapan paling baik, harus didapatkan sebagai bekal melawan PSM.
"Semua pemain harus mempersiapkan diri. Mental dan fisik, dan yang penting tidak boleh takut lawan PSM,"tandasnya.(ley/ary)

Berita Lainnya :