Utak-Atik Lini Belakang

 
MALANG - Arema FC terus mengutak-atik strategi untuk persiapan melawan PSM Makassar. Tak terkecuali di lini belakang, yang pekan ini dipastikan kembali mengalami perubahan, sekembalinya Syaiful Indra Cahya dan Beny Wahyudi dari hukuman akumulasi kartu kuning. Selain itu, Arema harus bermain tanpa Arthur Cunha.
"Untuk lini belakang, kami masih terus melihat siapa yang paling siap dan paling pas bermain melawan PSM. Akan ada banyak pertimbangan menentukan siapa yang turun," ujar Pelatih Arema Joko Susilo.
Pekan lalu, duet Arthur Cunha dan Junda Irawan sukses mengawal lini belakang terutama di posisi stopper. Lalu, pekan sebelumnya, duet Arthur dan Syaiful Indra, membuat pemain Persiba tak berkutik. Namun sayang, pekan ini Arema tidak bisa menurunkan kombinasi bek dalam dua laga tersebut.
"Akan ada perubahan pasti. Sebab di lini belakang ada yang absen dan ada yang kembali," ungkapnya. Bila melihat nama bek tengah yang tersisa dari dua laga tersebut, Arema berpeluang menurunkan duet Junda dan Syaiful Indra. Hanya saja Gethuk buru-buru mengatakan, Arema masih memiliki alternatif lain di jantung pertahanan.
"Masih ada Junda, Indra, Ahmet Atayev atau Marko (Marko Kabiay, red). Jadi kami masih memiliki alternatif pemain untuk memperkuat lini belakang," papar dia pada Malang Post.
Menurutnya, akan ada beberapa pertimbangan baginya menyusun strategi pemain di pekan ini.
Mulai dari kekompakan antar pemain sampai dengan pertimbangan siapa lawan atau pemain yang akan dihadapi. Gethuk bisa saja menurunkan Junda dan Indra di posisi stopper. Akan tetapi, keduanya bukan pemain spesialis stopper. Sehingga, dipastikan perlu adanya treatment khusus melawan tim PSM yang terkenal haus gol. 
Sementara, untuk menurunkan Ahmet di posisi bek, otomatis Arema harus mencari pemain di posisi gelandang bertahan, menggantikan perannya yang sentral dalam dua laga terakhir. "Chemistry perlu untuk menentukan pemain yang turun. Tetapi mental dan skill juga harus menjadi parameter, selain tidak lupa menganalisa lawan," tegasnya. (ley/bua)

Berita Lainnya :